LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per Desember 2018, PrivyID Kantongi Rp 1 Triliun

Perusahaan penyedia identitas tanda tangan digital, Privy Identitas Digital (PrivyID) mencatat perolehan pendapatan hingga Desember 2018 mencapai Rp 1 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari 10 persen pengguna personal, dan 90 persen berasal dari perusahaan.

2018-12-06 15:51:06
Digital Startup
Advertisement

Perusahaan penyedia identitas tanda tangan digital, Privy Identitas Digital (PrivyID) mencatat perolehan pendapatan hingga Desember 2018 mencapai Rp 1 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari 10 persen pengguna personal, dan 90 persen berasal dari perusahaan.

"Tahun ini hampir Rp 1 trilun, paling banyak di B to B (Bisnis to Bisnis), 90 persen B to B, (kalau) B to C masih kurang karena kesadaran," kata Co-Founder PrivyID, Guritno Adi Saputro, saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/12).

Guritno mengakui, pengguna PrivyID sendiri memang paling banyak berasal dari perusahaan multifinance. Tercatat total perusahaan yang ada saat ini mencapai lebih dari 180 perusahaan yang terdiri dari financial technology (fintech), multifinance, dan perbankan.

Advertisement

"Kenapa yang pengguna personalnya masih kurang karena saat ini masih minim kesadaran terhadap tanda tangan digital. Ini yang ingin kami perbaiki di tahun depan," katanya.

Di samping itu, perolehan pendapatan tersebut juga didorong dari jumlah user PrivyID yang tembus mencapai 2,2 juta pengguna. Angka ini melonjak dari catatan pada Agustus yang baru berhasil capai 1,9 juta pengguna.

"Kalau pengguna sendiri paling banyak tersebar di Pulau Jawa, khususnya Jakarta dan Surabaya," imbuhnya.

Advertisement

Pihaknya pun optimis, pada tahun mendatang pendapatan bisa naik 300 persen yakni mencapai Rp 3 triliun. "Tahun depan kita mau pencapaian tiga kali lipatnya, Rp 3 triliun, sebab keberadaan fintech meningkatkan pengguna PrivyID," pungkasnya.

Baca juga:
Alibaba Tunjuk East Ventures sebagai Penasihat Program eFounder Fellowship
CEO DigiAsia Bios Alexander Rusli Berbagi Ilmu Bisnis Dunia Digital
Saran Alex Rusli, CEO DigiAsia Bios, buat Milenial yang Mau Bikin Startup
Kalahkan Uber, Perusahaan Pembesut Tik-Tok Jadi Startup Dengan Valuasi Tertinggi
Terjun ke Dunia Bisnis, Dino Patti Djalal Rintis Startup Unicorn Baru

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.