Per 18 Maret 2016, BTN salurkan KPR ke 45 ribu unit rumah
Penyaluran KPR sempat mengalami perlambatan di dua bulan pertama tahun 2016.
PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 18 Maret 2016 sudah mencapai 45 ribu unit perumahan. Pembiayaan terhadap kepemilikan rumah diklaim terus meningkat, apa lagi dengan adanya program satu juta rumah yang telah diluncurkan sejak tahun lalu.
"Realisasi KPR kita per 18 maret 2016 sudah mencapai 32 ribu unit. Kalau sama konstruksinya kurang lebih sudah mencapai 45 ribu unit," kata Direktur Utama BTN, Maryono usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2016 di kantornya, Selasa (12/4).
Maryono mengakui, penyaluran KPR sempat mengalami perlambatan di dua bulan pertama tahun 2016 ini. Namun pembiayaan KPR dalam program satu juta rumah kemudian meningkat hingga 20 persen.
"Perkembangan program sejuta rumah kita bergulir terus walaupun pada umumnya situasi satu atau dua bulan pertama ini melambat tapi kami dalam meningkatkan KPR terus tumbuh," imbuhnya.
Sementara itu, Bank BTN juga akan memperluas segmentasi masyarakat yang bisa mendapatkan KPR dalam program satu juta rumah. Di mana segmentasi hanya untuk pegawai negeri, namun sekarang KPR terbuka untuk pegawai negeri, pekerja di bawah BPJS, dan masyarakat dengan pendapatan tidak tetap.
"Ini tiga segmen yang jadi prioritas kita tahun ini," pungkas Maryono.
Baca juga:
BTN sebar dividen Rp 370 miliar, per lembar saham dapat Rp 34,95
Bos BTN setuju Indonesia-Israel buka hubungan diplomatik
BTN, bank penyedia kredit rumah pertama di Indonesia
Selain KPR, BTN juga bakal jadi pengelola dana di Kemenhub
Gandeng Kemenhub, BTN incar 15.000 PNS jadi nasabah KPR
Ikuti BI Rate, BTN janji bunga KPR tahun ini di bawah 10 persen
Bos BTN tak pusingkan isu terpilih jadi calon dirut Bank Mandiri
Tak kalah menarik:
Ladies, tahukah kamu ada 7 jenis bentuk payudara?
5 Cara kelola gaji Rp 2 juta bisa cicil KPR
6 Cara ampuh sembuhkan ular saat flu
Kasus tewasnya Siyono semakin rumit
Salah tulis, ibu-ibu dibentak petugas Imigrasi Medan