LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per 17 Juli 2019, Rupiah Menguat 1,06 Persen

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, sampai 17 Juli 2019, rupiah tercatat menguat sebesar 1,06 persen secara point to point dibandingkan dengan level akhir Juni 2019. Penguatan itu didorong oleh menariknya imbal hasil investasi portofolio di aset keuangan domestik.

2019-07-18 16:58:51
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) mencatat penguatan rupiah pada bulan Juli 2019 masih berlanjut. Diketahui, pada Juni 2019, nilai tukar Rupiah menguat 1,04 persen secara point to point dibandingkan dengan level akhir Mei 2019.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, sampai 17 Juli 2019, rupiah tercatat menguat sebesar 1,06 persen secara point to point dibandingkan dengan level akhir Juni 2019. Penguatan itu didorong oleh menariknya imbal hasil investasi portofolio di aset keuangan domestik.

"Selain itu, persepsi positif terhadap prospek ekonomi Indonesia makin baik, termasuk pasca peningkatan sovereign rating Indonesia oleh Standard and Poor’s (S&P), serta berkurangnya ketidakpastian pasar keuangan global sejalan prakiraan kebijakan moneter global yang lebih longgar," tuturnya di Kantor BI, Kamis (18/7).

Advertisement

Dia menambahkan, perkembangan positif ini kemudian mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing dan memperkuat Rupiah. Ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar Rupiah akan bergerak stabil sesuai dengan mekanisme pasar yang tetap terjaga.

"Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, baik di pasar uang maupun valas," paparnya.

"Selain itu, upaya untuk mendorong permintaan domestik, termasuk investasi, perlu ditingkatkan untuk memitigasi dampak negatif perlambatan ekonomi dunia," tandasnya.

Advertisement

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sri Mulyani: Nilai Tukar Rupiah Menguat 2,3 Persen ke Rp14.187 di Semester 1-2019
Neraca Perdagangan Surplus, Rupiah Menguat ke Level Rp13.900-an per USD
Rupiah Stagnan Terhadap Dollar
Nilai Tukar Rupiah Terperosok ke Level Rp14.131 per USD
Fraksi Gerindra Ingin Pemerintah Jokowi Kembalikan Nilai Tukar ke Rp6.500 per USD
Sri Mulyani: 2018 Jadi Tahun Sulit Dilalui Pemerintah, Rupiah Tembus Rp15.200/USD

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.