Penjualan mobil naik, Menteri Airlangga bantah daya beli RI turun
Penjualan mobil naik, Menteri Airlangga bantah daya beli RI turun. Penjualan pada semester I 2017 (Januari-Juni) mencapai 533.570 unit. Angka ini meningkat sebesar 0,3 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Untuk ekspor kendaraan dalam keadaan utuh atau CBU hingga Juni 2017 tercatat sebanyak 113.269 unit.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan sektor otomotif masih menjadi penggerak perekonomian Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya penjualan mobil dalam negeri dan ekspor kendaraan dalam keadaan utuh pada semester I 2017.
Seperti diketahui, penjualan pada semester I 2017 (Januari-Juni) mencapai 533.570 unit. Angka ini meningkat sebesar 0,3 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Untuk ekspor kendaraan dalam keadaan utuh atau completely build up (CBU) hingga Juni 2017 tercatat sebanyak 113.269 unit. Dengan meningkatnya penjualan tersebut, Menteri Airlangga menilai daya beli masyarakat juga meningkat.
Selain itu, dengan adanya Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 diharapkan dapat mendongkrak sumbangan pertumbuhan dari konsumsi masyarakat, khususnya di industri otomotif.
"Penjualan mobil meningkat, daya beli artinya meningkat. Ekonomi Indonesia masih kuat, tentu saja masih ada optimisme," kata Menteri Airlangga di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (10/8).
Selain meningkatkan konsumsi, pertumbuhan industri otomotif juga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan di Indonesia. Mengingat, pangsa pasar otomotif Indonesia adalah yang terbesar di antara negara ASEAN.
Dia mencontohkan, sektor otomotif mampu menyediakan lapangan kerja bagi 5 juta orang dari 36 perusahaan yang bergerak di sektor tersebut. "Seperempat dari penerimaan pasar ASEAN ada di Indonesia. Sebagai negara terbesar di ASEAN potensi Indonesia untuk pengembangan menjadi sangat besar," imbuhnya.
Baca juga:
Bos Ramayana nilai penurunan daya beli akibat perlambatan ekonomi
Bos BI optimistis daya beli masyarakat membaik di semester II
Ramai-ramai anak buah Jokowi bantah daya beli masyarakat RI menurun
BPS klaim tak terjadi penurunan daya beli masyarakat RI
KEIN bantah tengah terjadi penurunan daya beli masyarakat
Usai Sevel, Nyonya Meneer korban berikut penurunan daya beli rakyat
Pemerintah bingung daya beli menurun, ekonomi malah membaik