Pengusaha hotel perkirakan ada tambahan 55.000 kamar di 2018
Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani menyebut pada 2018, diperkirakan ada tambahan sekitar 55.000 kamar se-Indonesia. Sebanyak 55.000 kamar tersebut dari 300 hotel.
Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani menyebut pada 2018, diperkirakan ada tambahan sekitar 55.000 kamar se-Indonesia. Sebanyak 55.000 kamar tersebut dari 300 hotel.
"Tapi itu antara 2018 ke atas tapi yang sudah pipeline itu antara 55.000 hotel berbintang semua, bintang satu sampai lima," ujarnya di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (13/11).
Sementara itu, Pengurus PHRI Christy Megawati menjelaskan sebaran dari hotel itu di wilayah Jawa dan Bali. Sebab, daerah tersebut paling banyak pengunjung yang datang, baik lokal maupun mancanegara.
Dia menambahkan, okupansi atau tingkat hunian kamar hotel sampai September 2017 masih 60 persen. "So far sampai year to date September Indonesia masih di 60 persen," kata Christy.
Baca juga:
Pengusaha hotel bantah konsumsi masyarakat beralih ke jalan-jalan
Keberatan soal pajak, pengusaha hotel minta agen perjalanan asing jadi badan usaha
Agen perjalanan online minta komisi lebih bikin hotel rugi
Kelebihan pasokan kamar, pemerintah diminta moratorium izin pembangunan hotel
Menikmati kenyamanan menginap di rumah Teletubbies ala Jepang
Areal parkir tak penuhi syarat, revisi IMB Hotel Ibis Palembang terancam ditolak