LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengiriman batu bara turun 3 juta ton, nilai ekspor April merosot

Ekspor migas dan nonmigas mengalami penurunan.

2016-05-16 12:48:17
ekspor impor
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada April 2016 sebesar USD 11,45 miliar. Angka ini turun 3,07 persen dibanding Maret 2016 sebesar USD 11,8 miliar.

Secara kumulatif (Januari-April 2016) nilai ekspor Indonesia mencapai USD 45,05 miliar, menurun 13,63 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, penurunan nilai ekspor disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas sebesar 0,1 persen dari USD 10,57 miliar menjadi USD 10,56 miliar. Selain itu, ekspor migas juga menurun 28,44 persen, dari USD 1,24 miliar menjadi USD 886,8 juta.

Advertisement

"Tahun-tahun sebelumnya bulan April memang selalu terjadi penurunan dari Maret. Ada faktor musiman. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya ekspor batu bara sebesar turun 3 juta ton. Penurunan ekspor migas. Batu bara trennya menurun terus," kata Sasmito dalam konferensi pers di gedung BPS, Jakarta, Senin (16/6).

Selain itu, penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor minyak mentah 42,45 persen menjadi USD 327,3 juta, ekspor gas turun 20,02 persen menjadi USD 486,2 juta.

Sementara penurunan terbesar ekspor nonmigas terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD 159 juta (12,75 persen) dan perhiasan/permata sebesar USD 135,7 juta (18,05 persen).

Advertisement

Sementara itu, secara kumulatif, ekspor nonmigas produk industri pengolahan menurun 6,46 persen, ekspor produk pertambangan dan lainnya menurun 24,64 persen, dan ekspor produk pertanian menurun 19,84 persen. Sehingga, volume ekspor secara kumulatif menurun 9,22 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2015.

"Ekspor kita semakin didominasi manufaktur. Proses pengolahan dari bahan mentah diproses di dalam negeri. Sehingga ke depan kalau batu bara sebaiknya bukan di ekspor tapi dimanfaatkan atau di proses di dalam negeri sehingga memberi manfaat lebih banyak," imbuhnya.

Baca juga:
Ridwan Kamil sebut warga Malaysia tengah keranjingan produk Bandung
Akhir tahun, BI optimistis defisit transaksi berjalan 2,6 persen PDB
Menteri Saleh minta impor daging tanpa tulang diperbolehkan
BI catat neraca perdagangan RI defisit USD 287 juta
Triwulan I-2016, BI catat defisit transaksi berjalan USD 4,7 miliar
Mendag klaim kinerja ekonomi RI dalam tren positif
Dapat lisensi, RI bisa ekspor produk kayu ke Uni Eropa

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.