Pengeboran Ilegal dan Pencurian Minyak Tetap Marak Meski Kerap Ditertibkan
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto, mengatakan pengeboran ilegal sumur minyak merupakan tindakan pidana. Sebab, selain tanpa memiliki izin, kegiatan pemboran membahayakan karena tidak mempertimbangkan faktor keamanan dan lingkungan.
Pemerintah kualahan dalam menertibkan pengeboran minyak ilegal (ilegal drilling) dan pencurian dengan melubangi pipa (ilegal tapping). Hal tersebut tercermin masih maraknya aksi tersebut.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto, mengatakan pengeboran ilegal sumur minyak merupakan tindakan pidana. Sebab, selain tanpa memiliki izin, kegiatan pemboran membahayakan karena tidak mempertimbangkan faktor keamanan dan lingkungan.
"Ilegal driling merupakan permasalahan sektor migas jadi tantangan pemerintah. Menurut peraturan dan perundangan tidak memiliki izin sebagai tindakan pidana," kata Djoko, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/2).
Menurut Djoko, penanganan pengeboran minyak ilegal pun telah dilakukan, pada 2017, sebanyak 126 pengeboran minyak ilegal ditutup di Sumatera Selatan, sedangkan di Kabupaten Blora dan Bojonegoro telah diarahkan ke pengusahaan sumur tua melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), bekerja sama dengan PT Pertamina EP sesuai Peraturan Menteri ESDM no. 1 Tahun 2008.
Djoko melanjutkan, sebanyak 110 sumur illegal di WK Techwin Benakat South Betung Ltd telah berhasil ditutup. Namun, dari beberapa sumur ilegal yang telah berhasil ditangani, masih banyak sumur-sumur ilegal yang beroperasi dan marak di lapangan.
Bahkan terdapat indikasi seperti di Jambi, sebagian sumur-sumur yang telah ditutup di WK PT Pertamina EP Asset 1, dibuka kembali oleh oknum penambang, sehingga sumur ilegal diperkirakan bertambah menjadi 82 titik, dari yang semula berjumlah 49 sumur ilegal dan telah berhasil ditutup.
"Terlepas sumber illegal drilling yang sudah ditutup pencurian minyak masih banyak yang beroperasi dan marak di lapangan," tandas Djoko.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Pantai di Balikpapan kembali tercemar tumpahan minyak
9 orang tewas akibat truk tangki minyak terbakar di Nigeria
Selidiki kebocoran pipa minyak Chevron, polisi periksa sejumlah saksi
Warga di Bengkalis kaget dengar dentuman disusul semburan minyak
Pegawai Pertamina ditetapkan tersangka tumpahan minyak di Balikpapan
Rombongan Kemensos sempat disandera pemilik sumur minyak ilegal di Aceh Timur
Industri minyak sudah uzur, Presiden Jokowi sebut ketergantungan dunia mulai meluntur