LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. RIIL

Pengamat Endus Taktik Politik dalam Program Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis

Fahmy Radhi menaruh curiga, ada tujuan terselubung dalam pembagian rice cooker ini.

Senin, 09 Okt 2023 15:15:00
kementerian esdm
Pengamat Endus Taktik Politik dalam Program Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis (merdeka.com)
Advertisement

Fahmy Radhi menaruh curiga, ada tujuan terselubung dalam pembagian rice cooker ini.

Pengamat Endus Taktik Politik dalam Program Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis

Ada Taktik Politik dalam Program Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pembagian penanak nasi atau rice cooker secara gratis akan diimplementasikan pada tahun 2023.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik Bagi Rumah Tangga.

Menanggapi itu, Pangamat Energi Univeristas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menaruh curiga, ada tujuan terselubung dalam pembagian rice cooker ini.

Berlakunya Permen 11/2023 bersamaan dengan tahun politik yang patut diduga cuan itu akan mengalir untuk pemenangan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg).

Kalau dugaan tersebut benar, kata Fahmy, maka Menteri ESDM harus didesak untuk membatalkan Permen pembagian rice cooker gratis.

"Jangan sampai dana APBN digunakan untuk bagi-bagi cuan kepada perusahaan yang berkedok pembagian rice cooker gratis," kata Fahmy dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (9/10).

Rencananya Kementerian ESDM akan membagikan 680 ribu rice cooker gratis kepada masyarakat. 

Kalau harga rice cooker sekitar Rp750 ribu per unit, maka total anggaran pembagian rice mencapai minimal sebesar Rp510 miliar.

Advertisement

merdeka.com

"Total anggaran pembagian bisa capai minimal sebesar Rp510 miliar," imbuhnya.

Fahmy menilai penggunaan rice cooker memang menggunakan listrik yang merupakan energi bersih.

Namun rice cooker hampir tidak memberikan kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon karena kapasitasnya sangat kecil.

Advertisement

"Setelah ditentang banyak kalangan, akhirnya Kementerian ESDM menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 11 Tahun 2023," kata Fahmy. 

Advertisement

Katanya, alasan pemerintah membagikan rice cooker gratis untuk mendorong penggunaan energi bersih dan menggantikan LPG 3 Kg. 

Padahal memasak lauk dan lainnya masih menggunakam kompor gas dengan LPG 3 kg.

Dengan demikian, lanjut Fahmy, program pembagian rice cooker tidak efektif sama sekali dalam menggantikan LPG 3 Kg.

"Program pembagian rice cooker tidak efektif sama sekali dalam menggantikan LPG 3 Kg," jelasnya.

Berita Terbaru
  • Pemerintah Genjot Konektivitas Internasional Pariwisata, Rute Muscat-Medan Jadi Pembuka
  • Perjuangan Janice Aldila di Wimbledon Terhenti di Babak Kedua Ganda Putri
  • Kemenekraf Fasilitasi Lahan, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Bandung untuk Anak Kurang Mampu
  • Penembakan KKB di Balinggam, AMA Hentikan Sementara Pelayanan Penerbangan di Papua
  • Pemprov Sulsel Salurkan Beragam Bantuan untuk Percepatan Pembangunan Luwu, Fokus pada Infrastruktur dan Pendidikan
  • bansos
  • kementerian esdm
  • rice cooker gratis
Artikel ini ditulis oleh
Editor Anisyah Al Faqir
S
Reporter Siti Ayu Rachma
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.