LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penebangan Liar Masih Jadi Tantangan Utama Industri Kertas

Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas menyatakan, aktivitas penebangan liar atau illegal logging masih menjadi tantangan utama dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang juga turut mengganggu kegiatan industri perusahaan di sektor industri pulp dan kertas.

2019-09-03 17:09:17
Sinar Mas
Advertisement

Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas menyatakan, aktivitas penebangan liar atau illegal logging masih menjadi tantangan utama dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang juga turut mengganggu kegiatan industri perusahaan di sektor industri pulp dan kertas.

"Tantangannya illegal logging, illegal logging yang kita terus berkoordinasi dengan kehutanan. APP harus bersama-sama, enggak bisa sendiri kalau memberantas illegal logging," ujar Direktur Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Elim Sritaba di Kabupaten Siak, Riau, Selasa (3/9).

Elim mengatakan, upaya pemberantasan illegal logging telah diparalelkan dengan program perseroan, yang mana memberikan alternatif untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar hutan.

Advertisement

"Kita memberi alternatif, memberikan shift funding untuk mereka bisa mulai melakukan agroforestry di tanah yang mereka miliki, ataupun bagian dari tanaman kehidupan di dalam konsesi," jelas dia.

Sebagai informasi, APP Sinar Mas pada tahun ini kembali berkolaborasi dengan International Tropical Timber Organization (ITTO), Belantara Foundation, perwakilan bisnis dari Jepang dan Indonesia, dan masyarakat di sekitar Kabupaten Siak, Riau, untuk menanam 10.000 bibit pohon lokal dan berbagai pohon buah-buahan lokal di area seluas 20 ha di Desa Teluk Rimba, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

Elim menyampaikan, masyarakat setempat juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan akan membantu perusahaan untuk melindungi kawasan tersebut dari illegal logging. Di masa depan, tambahnya, masyarakat ini juga akan mendapat manfaat dari hutan yang telah dipulihkan melalui produk-produk non-kayu seperti getah pohon dan buah.

Advertisement

"Kenapa APP melakukan ini? Industri kami mengambil bahan baku dari hutan, yang mana jadi satu bagian dengan konservasi. Dengan konservasi, ekosistem yang ada di hutan bisa terjaga dengan baik, dan induatri kita bisa membangun ekonomi di sini," tutur dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menteri Sofyan Pastikan Pembangunan Ibu Kota Baru Tak Merusak Hutan
17 Pembalak Liar di Hutan Kalbar Ditangkap, Ratusan Batang Kayu Disita
Polisi Tangkap Dalang Pembalakan Liar di Jambi dan Sumatera Selatan
Kerusakan Hutan Amazon di Brasil Meningkat Sejak Jair Bolsonaro Menjabat
Kejagung Limpahkan 3 Tersangka Kasus Perusakan Hutan Papua ke Surabaya
Tebang Pohon Sengon di Hutan Konservasi di Kukar, 3 Pembalak Liar Dipenjara

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.