Pencabutan subsidi listrik tunggu keputusan Jokowi
Data terakhir, pelanggan listrik yang diverifikasi kategori penerima subsidi mencapai 18 juta pelanggan.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menentukan pencabutan subsidi listrik untuk masyarakat mampu. Selain itu, ESDM juga akan memverifikasi data pelanggan yang berhak mendapatkan subsidi listrik.
"Belum tahu, nantikan prosesnya pada waktu Rapat Terbatas (Ratas) terakhir soal listrik ini kan diminta untuk melakukan verifikasi, verifikasi sudah selesai kemudian kita laporkan nanti keputusan pemerintah bagaimana mau segera atau ditunda jadi tergantung," ujar Menteri ESDM Sudirman Said di kantornya, Jakarta, Senin (11/4).
Data terakhir, pelanggan listrik yang diverifikasi kategori penerima subsidi mencapai 18 juta pelanggan. Nantinya, dari jumlah itu bakal diketahui jumlah pelanggan yang mendapatkan subsidi listrik.
"Itu hasil verifikasi. Jadi, kira-kira berapa juta yang betul-betul dapat subsidi," kata dia.
Selain itu, Sudirman mengaku pihaknya juga tengah mengkaji pencabutan subsidi elpiji dan BBM jenis solar. Wacana pencabutan subsidi ini disebabkan turunnya harga minyak dunia.
"Rencana cabut subsidi Liquid Petroleum Gas (elpiji) dan solar, nanti akan dialihkan untuk pembangunan apa sebetulnya tidak persis begitu, melalui proses dialog publik kan beberapa pengamat dan anggota DPR membuka kemungkinan mumpung harga minyak lagi rendah," pungkas dia.
Baca juga:
Pro dan kontra pencabutan subsidi listrik 23 juta pelanggan miskin
DPR: Listrik subsidi 450-900 VA harus tetap ada untuk rakyat miskin
Juni 2016, Pengguna 900 VA bakal dipangkas hingga 18 juta pelanggan
PLN gratiskan penambahan daya listrik pelanggan 450 VA dan 900 VA
Menteri ESDM: Ada pelanggan PLN yang pakai 450 VA punya kontrakan 10