Pemkot Palu Sediakan Layanan Bus Trans Palu Gratis Pasca-Lebaran Idul Fitri 2026
Pemerintah Kota Palu berkomitmen memberikan layanan Bus Trans Palu gratis kepada masyarakat setelah Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026, guna memudahkan mobilitas silaturahmi dan mendukung penggunaan transportasi umum.
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, akan memberlakukan layanan gratis bagi pengguna Bus Trans Palu setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses transportasi publik kepada masyarakat setempat. Layanan istimewa ini akan berlangsung selama tiga hari penuh, dimulai sehari setelah Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen Pemkot Palu dalam menyediakan pelayanan prima. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk berbagai keperluan, terutama untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya transportasi pasca-Lebaran.
Selama periode Ramadhan, Bus Trans Palu tetap beroperasi melayani semua koridor di Kota Palu, dengan satu hari libur bagi pengemudi dan kondektur tepat pada Hari Raya Lebaran. Setelah itu, pelayanan akan kembali normal dan dilanjutkan dengan program layanan gratis ini. Sebanyak 24 unit bus akan dioperasikan untuk memastikan kelancaran layanan.
Detail Kebijakan dan Jangkauan Layanan Gratis
Layanan Bus Trans Palu gratis akan melayani semua titik pemberhentian yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat. Ini mencakup rute-rute penting baik di pusat kota maupun di area pinggiran kota Palu. Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai cakupan area, karena semua koridor akan terlayani secara optimal.
Trisno Yunianto menegaskan bahwa rute Bus Trans Palu tidak akan mengalami perubahan signifikan, bahkan pada malam takbiran. Meskipun potensi penumpukan kendaraan di jalur tertentu mungkin terjadi, titik pemberhentian yang sudah diatur akan tetap menjadi acuan. Angkutan umum ini wajib berhenti di koridor yang ditentukan untuk mengambil penumpang.
Kebijakan layanan gratis ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih banyak menggunakan transportasi umum. Dengan demikian, kemacetan lalu lintas dapat diminimalisir, khususnya pada momen-momen padat seperti pasca-Lebaran. Pemkot Palu berupaya memastikan bahwa pelayanan tetap optimal selama periode pemberlakuan kebijakan ini.
Komitmen Pemkot Palu dan Kolaborasi Transportasi Publik
Penyediaan layanan transportasi umum merupakan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Keberadaan Bus Trans Palu adalah bukti konsistensi Pemkot Palu dalam memenuhi kewajiban tersebut. Program gratis ini semakin mempertegas komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan dan mobilitas warganya.
Dalam penyelenggaraan kegiatan transportasi ini, Pemkot Palu menjalin kerja sama strategis dengan PT Bagong Transportasi. Sebanyak 24 unit kendaraan dioperasikan untuk melayani masyarakat, sementara dua unit lainnya disiapkan sebagai cadangan. Kolaborasi ini memastikan ketersediaan armada yang memadai untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik.
Pemkot Palu mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan layanan gratis ini sebaik-baiknya. Hal ini tidak hanya akan memudahkan mobilitas untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan transportasi umum. Dengan partisipasi aktif masyarakat, program ini diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat maksimal.
Sumber: AntaraNews