LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah terima banyak donasi untuk pembangunan sanitasi dan SPAM

Pemerintah tengah mengkaji penggunaan skema pembiayaan campuran (blended finance) untuk mendanai proyek sanitasi serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Sebab, anggaran pemerintah pusat maupun daerah masih belum mampu mendanai proyek tersebut.

2017-11-07 17:12:18
Bappenas
Advertisement

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, anggaran pemerintah pusat maupun daerah masih belum mampu mendanai proyek sanitasi serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Sehingga, pihaknya tengah mengkaji penggunaan skema pembiayaan campuran (blended finance) untuk mendanai proyek tersebut. Di mana pendanaan itu berasal dari dana amal (filantropi).

Terlebih lagi, saat ini banyak orang ataupun perusahaan ingin memberikan bantuan terhadap pembangunan tersebut.

Advertisement

"Mereka ingin sekali memberikan donasi cuma yang namanya donasi ada keterbatasan," katanya, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (7/11).

Hal itu dikarenakan proyek sanitasi diprediksi membutuhkan dana Rp 500 triliun lebih. Oleh sebab itu dana filantropi bakal digabungkan dengan investasi komersil.

"Kadang-kadang kalau kita hanya mengandalkan donasi apa yang kita bangun belum cukup atau belum sesuai dengan kebutuhan. Karena kebutuhan memang sangat besar," ujarnya.

Advertisement

Oleh karena itu, dia terus mendorong pengembangan proyek air bersih dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). "Tapi mereka masuknya KPBU dan bukan Pembiayaan Infrastruktur Non APBN," tandasnya.

Baca juga:
Kementan optimalkan 10 juta hektare lahan rawa di 2018, ini keuntungannya
Jaga nilai tukar Rupiah, cadangan devisa Oktober 2017 turun jadi USD 126,5 miliar
Wapres JK: Butuh banyak investasi untuk tingkatkan perekonomian RI
Nadiem bertemu Sri Mulyani, bikin NPWP dan lapor SPT nantinya bisa lewat GOJEK
KKP: Kebutuhan nelayan lebih tinggi dari kapal yang kita bangun
KKP berikan 8 kapal dukung perkembangan nelayan Natuna
PT Surveyor Indonesia siapkan Rp 53,7 miliar bangun laboratorium terpadu

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.