Pemerintah tegaskan masyarakat butuh kereta cepat
Pembangunan kawasan akan meningkat pesat sepanjang jalur kereta cepat tersebut.
Staf Khsus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sahala Lumbon Gaol, mengungkapkan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan memberikan potensi ekonomi yang besar. Pembangunan kawasan akan meningkat pesat sepanjang jalur kereta cepat tersebut.
"Ini (transportasi) paling utama dalam kembangkan suatu daerah wisata," ujar Lumbon, dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (4/2).
Lumbon menolak anggapan jika proyek kereta cepat ini dipaksakan. Menurutnya, kereta cepat ini merupakan kebutuhan masyarakat yang harus didukung pembangunannya.
"Bayangkan juga orang mau ke suatu tempat untuk bekerja dia hanya butuh waktu kurang dari 1 jam," tambahnya.
Dia meminta kepada semua pihak untuk mendukung proyek ini, karena kelak ketika berhasil, proyek Jakarta-Bandung akan menjadi percontohan proyek-proyek serupa lainnya.
"Kereta cepat tolong jangan dipandang sebagai mode transportasi yang membawa penumpang ke Jakarta - Bandung tapi sarana untuk membangun ekonomi," pungkasnya.
Baca juga:
Bos KCIC akui ada 3 izin KA cepat yang belum dikeluarkan pemerintah
Hengkangnya Panasonic & Toshiba tak ada hubungannya dengan KA cepat
KRL gangguan, penumpang kecewa hingga kritik kereta cepat
Kemenhub tolak KCIC monopoli jalur kereta cepat
Kemenhub tolak KCIC monopoli jalur kereta cepat
Belum keluarkan izin, Kemenhub bantah ingin hambat proyek KA cepat
Rawan gempa, Kemenhub minta KCIC ubah rancang bangun KA cepat
Dokumen kereta cepat berbahasa Mandarin, Kemenhub sulit evaluasi