Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dokumen kereta cepat berbahasa Mandarin, Kemenhub sulit evaluasi

Dokumen kereta cepat berbahasa Mandarin, Kemenhub sulit evaluasi Jokowi resmikan kereta cepat Bandung-Jakarta. ©Reuters/Garry Lotulung

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan masih kesulitan mengevaluasi dokumen rancang bangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Ini lantaran PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) membuat dokumen tersebut dengan menggunakan bahasa mandarin.

"Ada beberapa bagian yang menggunakan Bahasa Mandarin. Ini sedang dilakukan penerjemahan. Kami tidak bisa melakukan evaluasi kalau datanya masih menggunakan Bahasa Mandarin," tutur Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko, Jakarta, Rabu (3/2).

Dari total panjang lintasan 142 kilometer, menurut Hermanto, KCIC baru menyerahkan dokumen pembangunan sejauh lima kilometer. Terentang mulai dari lokasi groundbreaking di kilometer 95 hingga kilometer 100.

"Kemarin kami minta, kalau semua mungkin belum selesai. Karena ini lokasi groundbreaking, makanya kami minta dulu ini. Nanti sambil jalan kami minta melengkapi untuk yang lain," jelas Hermanto.

Berdasarkan evaluasi, dokumen pembangunan sepanjang 5 kilometer itu masih membutuhkan perbaikan. Mengingat, itu merupakan wilayah patahan berpotensi gempa.

Di lintasan sepanjang 5 kilometer itu pun terdapat terowongan sepanjang 2,04 kilometer dan tiga jembatan sepanjang 300 meter, 200 meter, dan 214 meter.

"Nah ini, dari hasil evaluasi kami terhadap dokumen yang disampaikan, ada beberapa hal yang sudah kami pelajari dan kami kembalikan terkait dengan data rancang bangun, kemudian data geologi dan gempa, jadwal pelaksanaan, spesifik teknis." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP