Pemerintah siapkan harga acuan tujuh komoditas pangan
Nantinya, harga tersebut akan menjadi acuan dalam kebijakan stabilisasi harga pangan.
Pemerintah tengah menyiapkan harga acuan untuk tujuh komoditas pangan pokok. Nantinya, harga tersebut akan menjadi acuan dalam kebijakan stabilisasi harga pangan.
"Saya belum bisa sebutkan, karena belum ada persetujuannya, belum turun persetujuannya. Tapi kami targetkan ada tujuh komoditi pangan pokok dan penting yang ditetapkan," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Oke Nurwan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (5/9).
Oke menjelaskan ada beberapa aspek acuan harga komoditi pangan yang ditetapkan. Pertama, harga acuan ditingkat petani dan konsumen. Apabla, terlalu rendah di tingkat petani akan ada intervensi dari pemerintah.
"Apakah akan dibeli pemerintah dan kalau harga terlalu tinggi di konsumen akan ada intervensi dari pemerintah," katanya.
Menurutnya, harga acuan ini adalah salah satu yang menjadi landasan dari kebijakan pemerintah. Sedangkan, komoditi yang sudah pasti ditetapkan harganya adalah jagung, kedelai dan beras.
"Kami harapkan ada daging, bawang merah, cabai, gula," tegasnya.
Sementara, untuk harga acuan daging sapi masih dibicarakan. Pemerintah akan menetapkan harga daging sapi atau ayam. Namun, Kementerian Pertanian memastikan bahwa daging yang dipilih adalah ayam.
"Bukan, kami sedang pikirkan untuk daging. Tapi untuk enam komoditas pangan pokok sudah lengkap. Kami akan segera lakukan pertemuan lagi, untuk bahas mengenai harga tetap perunggasan ini, disinyalir harga ayam tidak menguntungkan perternak," pungkasnya.
Baca juga:
Harga cabai merah hingga uang sekolah makin mahal sepanjang Agustus
5 Barang ini lebih mahal di Indonesia dibanding negara tetangga
Mendag harap kehadiran Fintech bisa turunkan harga pangan
Permurah harga, Kemendag segera tetapkan HPP dan HET barang pangan
Jokowi: Saya sering makan sate kambing, tapi kolesterol saya rendah
Kementan bakal perbaiki jaringan irigasi pertanian di 3 provinsi
Megawati: Kenapa harga cabai dan bawang tidak pernah turun?