Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga cabai merah hingga uang sekolah makin mahal sepanjang Agustus

Harga cabai merah hingga uang sekolah makin mahal sepanjang Agustus Siswa SMA tertua di Nepal. ©REUTERS/Navesh Chitrakar

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat empat komponen mengalami kenaikan cukup signifikan bulan lalu. Hal ini yang membuat tingkat komponen inflasi inti Agustus 2016 mengalami kenaikan sebesar 0,36 persen.

"Empat komponen itu tarif listrik, cabai merah, uang sekolah SMP dan uang sekolah SMA," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Sasmito Hadi Wibowo di Kantornya, Jakarta, Kamis (1/9).

Sasmito menjelaskan, harga cabai merah mengalami kenaikan sebesar 5,76 persen, dan memberi andil pada inflasi sebesar 0,04 persen. Ini disebabkan faktor cuaca yang tidak menentu, terutama di Denpasar dan Depok.

Untuk uang sekolah SMP meningkat 3,67 persen dan uang sekolah SMA juga naik 3,08 persen, keduanya memberi andil pada inflasi sebesar 0,03 persen. Kenaikan uang sekolah SMP tertinggi terjadi di Sampit, Singaraja dan Patambone. Sementara kenaikan uang sekolah SMA paling tinggi terjadi di Padang.

Terakhir, tarif listrik juga mengalami kenaikan 1,85 persen dengan andil terhadap inflasi 0,06 persen. Ini diakibatkan kenaikan tarif listrik paska bayar dan penurunan untuk prabayar dan hampir semua provinsi mengalami perubahan kecuali Batam dan Tarakan.

Berdasarkan catatan BPS, selama tahun kalender (Januari-Agustus 2016), tingkat inflasi komponen inti mencapai 2,24 persen. Sedangkan tingkat inflasi komponen inti dari tahun ke tahun (Agustus 2016 terhadap Agustus 2015) sebesar 3,32 persen.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP