Peluang bisnis barang diskonan ala generasi milenial
Wakil Ketua Umum Bidang Penelitian dan Standardisasi Indonesia E-Commerce, Sofian Lusa, menilai perkembangan digital saat ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan. Melalui perdagangan elektronik atau biasa disebut dengan e-commerce para generasi muda bisa meraup keuntungan.
Perkembangan teknologi digital telah memberikan banyak pengaruh terhadap pola transaksi bisnis. Bahkan, pelaku usaha dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pola bisnis, khususnya ketika era disruptif menjadi sebuah keniscayaan yang kini tidak bisa dihindarkan.
Wakil Ketua Umum Bidang Penelitian dan Standardisasi Indonesia E-Commerce, Sofian Lusa, menilai perkembangan digital saat ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan. Melalui perdagangan elektronik atau biasa disebut dengan e-commerce para generasi muda bisa meraup keuntungan.
"Sekarang tren anak muda datang ke mal menghasilkan uang. Sekarang bisa bawa handphone ada barang diskon, kemudian dia foto, apa yang dilakukan anak muda ini kemudian barang itu ditaruh di marketplace," kata Sofian dalam acara diskusi yang di Gelar di FX Sudirman, Jakarta, Selasa (30/10).
Sofian menyebut, kemudahan teknologi inilah yang kerap dimanfaatkan oleh generasi milenial. Dengan bebas, kata Sofian, mereka bisa sewaktu-waktu datang ke pusat belanja dan mencari apa yang sekiranya tengah dibutuhkan oleh masyarakat.
"Dia taruh barang yang difoto taruh di marketplace, dia taruh harganya lebih, dia tinggal menunggu aja dari misalnya lima marketplace yang ditaruh pasti ada yang belanja," kata Sofian.
"Tren ini sederhana tapi udah dilakukan oleh mahasiswa yang menurut mereka pasarnya ada difoto publish," tambah Sofian.
Bahkan, kata Sofian beberapa aplikasi chat seperti WhatsApp pun bisa menjadi forum jual beli mereka. Fenomena ini tidak ada pada lima bahkan 10 tahun lalu. "Ini banyak anak muda yang kreatif, ini menantang mereka jadi entrepreneur atau teknopreneur," pungkasnya.
Baca juga:
Maknai sumpah pemuda zaman now, kembali dari luar negeri untuk berkontribusi bagi RI
Program Shopee 11.11 tawarkan ragam promo untuk 220 juta produk
2019, Pengusaha kecil Indonesia dapat pembinaan dari Alibaba
Lima produk Indonesia ikut festival belanja online terbesar China
Transformasi digital, JNE gandeng Oracle kembangkan sistem pintar pelacakan barang
Bukalapak rangkul toko kelontong sebagai mitra bisnis
Pesan bos Bukalapak saat maraknya perusahaan berorientasi tenaga kerja lepas di RI