Pelni Siapkan 11 Kapal Dukung Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2026 di NTT
PT Pelni menyiagakan 11 unit kapal untuk mendukung arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT), mengantisipasi peningkatan penumpang hingga 7 persen.
PT Pelni telah mengambil langkah proaktif dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 11 unit kapal disiagakan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan arus mudik bagi para pemudik yang akan merayakan hari besar di kampung halaman.
Kepala Cabang Pelni Kupang, Selamat Yanuardi, memprediksi adanya peningkatan jumlah penumpang yang signifikan pada periode ini. Peningkatan tersebut diperkirakan mencapai tujuh persen dibandingkan dengan periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Perusahaan pelayaran negara ini berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang.
Persiapan matang ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di pelabuhan-pelabuhan utama, khususnya Pelabuhan Tenau Kupang. Dengan armada yang memadai, Pelni berharap dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan perjalanan masyarakat, sekaligus menjaga standar keselamatan dan keamanan pelayaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pelni dalam mendukung konektivitas antar pulau di Indonesia.
Armada Pelni Siap Layani Arus Mudik di NTT
PT Pelni telah menyiapkan total 11 unit kapal penumpang untuk melayani rute-rute strategis di Nusa Tenggara Timur. Dari jumlah tersebut, tujuh kapal di antaranya akan singgah secara reguler di Pelabuhan Kupang, menjadi pusat mobilitas utama bagi masyarakat NTT. Kesiapan armada ini adalah respons terhadap kebutuhan transportasi yang meningkat selama musim liburan.
Pejabat Humas PT Pelni, Dito Pappalinda, menjelaskan, "Ada 11 kapal yang melayani wilayah NTT dan tujuh diantaranya singgah di pelabuhan Kupang." Kapal-kapal penumpang yang disiagakan meliputi KM Bukit Siguntang, KM Lauser, KM Tilongkabila, KM Lambelu, KM Sirimau, KM Binaiya, KM Tidar, KM Awu, KM Lawit, KM Wilis, dan KM Egon. Seluruh kapal ini telah melalui pemeriksaan kelayakan untuk memastikan keamanan perjalanan.
Selain kapal-kapal penumpang utama, Pelni juga mengoperasikan lima kapal perintis untuk menjangkau daerah-daerah terpencil di NTT. Kapal perintis tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 90, KM Sabuk Nusantara 104, KM Sabuk Nusantara 108, KM Sabuk Nusantara 71, dan KM Sabuk Nusantara 85. Kehadiran kapal-kapal ini sangat vital untuk memastikan semua wilayah terlayani selama periode arus mudik Natal Tahun Baru.
Prediksi Lonjakan Penumpang dan Puncak Arus Mudik
PT Pelni memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan pada musim liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kepala Cabang Pelni Kupang, Selamat Yanuardi, menyatakan bahwa pihaknya memprediksi kenaikan sebesar tujuh persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, jumlah pemudik yang naik dan turun di Pelabuhan Tenau Kupang mencapai sekitar 31 ribu penumpang, gabungan dari kapal penumpang dan kapal perintis.
Peningkatan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk kembali ke kampung halaman atau berlibur. Pelni telah menyiapkan strategi operasional untuk mengantisipasi lonjakan ini, termasuk penjadwalan kapal yang lebih intensif. Fokus utama adalah memastikan kapasitas yang memadai untuk menampung semua penumpang.
Untuk puncak arus mudik, Pelni telah menetapkan dua tanggal krusial. Puncak pertama diperkirakan terjadi pada 18 Desember 2025 dengan Kapal Awu, sementara puncak kedua akan terjadi pada 20 Desember 2025 dengan Kapal Bukit Siguntang. Penumpang diimbau untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari guna menghindari kepadatan dan mendapatkan tiket sesuai jadwal yang diinginkan. Informasi jadwal dan ketersediaan tiket dapat diakses melalui saluran resmi Pelni.
Sumber: AntaraNews