LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pelaksanaan Vaksinasi akan Disesuaikan Wilayah Penyebaran Virus Corona

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menjelaskan, dalam proses vaksinasi tidak hanya mempertimbangkan aspek prioritas yang layak mendapatkan vaksin saja, melainkan juga aspek geospasial.

2020-12-07 18:10:26
Kemenko PMK
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, vaksin Corona atau Covid-19 tiba di Indonesia secara bertahap. Untuk itu, kemungkinan proses vaksinasi pun tidak dapat dilakukan secara serempak di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menjelaskan, dalam proses vaksinasi tidak hanya mempertimbangkan aspek prioritas yang layak mendapatkan vaksin saja, melainkan juga aspek geospasial.

"Saya tegaskan apa yang diamanatkan presiden pada rapat kabinet terbatas bahwa di dalam vaksinasi ini ada dua, yang satu perhatikan di samping mereka yang berada di Garda depan itu juga harus memperhatikan tentang geospasial atau lokasi di mana terjadi kemungkinan terjadi penumpukan partikel virus," kata Muhadjir Effendy dalam konferensi pers Pengadaan dan Tindak Lanjut Kedatangan Vaksin Covid-19, Senin (7/12).

Advertisement

Menurutnya itulah yang lebih diutamakan, karena memang sebaran covid-19 Indonesia ini tidak merata dan di mana saja kemungkinan terjadi penumpukan partikel-partikel virus dan tidak. Untuk itu presiden sangat mohon mendapatkan perhatian terkait peta sebaran covid-19.

Jika aspek geospasialnya dipertimbangkan maka akan diketahui lokasi mana saja yang harus diprioritaskan, sehingga standar WHO tentang rasio jumlah yang harus diberi vaksin dengan jumlah penduduk itu tidak bisa sepenuhnya diterapkan di Indonesia.

"Dengan asumsi bahwa tidak seluruh wilayah Indonesia terpapar dengan covid-19 dengan intensitas yang sama. Karena itu saya mohon nanti mendapatkan perhatian terutama di dalam menetapkan pemetaan peta," katanya.

Advertisement

Untuk menentukan siapa saja yang harus di vaksin dan siapa yang boleh, atau dianggap tidak beresiko kalau seandainya tidak divaksin, terutama berkaitan dengan lokasi atau tempat dimana mereka berada juga dipertimbangkan dan tentang tingkat mobilitas penduduk orang dari satu tempat ke tempat yang lain.

"Sehingga penggunaan vaksin nanti betul-betul efisien tidak asal hantam merata, tapi berdasarkan seleksi siapa yang paling berada di Garda depan yang sangat rentan sebagai orang yang akan terinfeksi maupun penyebar," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menko PMK: Petugas Garis Depan Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19
Kadin Yakin Kedatangan Vaksin Covid-19 Tingkatkan Daya Beli Masyarakat dan Investasi
Menkes Terawan Pastikan Kualitas 1,2 Juta Vaksin Sinovac Baru Tiba di Indonesia
Ganjar: Kuota Vaksin di Jateng 421.000 Dosis, Prioritas untuk Nakes
Pemkab Bogor Siap Laksanakan Vaksinasi, Tunggu Jatah Vaksin Covid-19 Dibagikan Pusat
Menko Airlangga: Vaksinasi Bangun Rasa Aman dan Kepercayaan Diri Bangsa

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.