Pasar Saham Masuki Area Konsolidasi, IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways
Analis PT KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko mengatakan, pelaku pasar sebaiknya melakukan akumulasi di tengah konsolidasi IHSG. Dengan kata lain, pelaku pasar tak disarankan melakukan aksi beli sekaligus terhadap satu saham, melainkan bertahap.
Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksi bergerak sideways atau datar pada perdagangan saham hari ini. Penyebabnya, pasar saham kini tengah memasuki area konsolidasi.
Analis PT KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko mengatakan, pelaku pasar sebaiknya melakukan akumulasi di tengah konsolidasi IHSG. Dengan kata lain, pelaku pasar tak disarankan melakukan aksi beli sekaligus terhadap satu saham, melainkan bertahap.
"Tren indeks hari ini kembali sideways antara level 6.220-6.300 dengan potensi koreksi minor intra-day ke 6.220," ungkap dalam risetnya, Kamis (5/9).
Yuganur melanjutkan, investor juga harus mencermati pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan saham Jumat ini.
"Bila penutupan Jumat gagal close diatas 6.250, maka ada resiko untuk terjadi penurunan ke 6.170-6.110. Namun jika penutupan diatas 6.250 akan menutup kemungkinan tersebut dan call rally kembali ke 6.350," ujarnya.
Seirama, riset Binaartha Parama Sekuritas menyebutkan indeks berpotensi terkonsolidasi dengan diperdagangkan pada level 6.210-6.287.
Untuk saham moncer hari ini, pihaknya mencermati saham-sama BUMN seperti saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Sedangkan KGI Sekuritas memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), serta saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sentimen Negatif Mereda, IHSG Diramal Bakal Perkasa
Perang Dagang Masuk Babak Baru, IHSG Hari ini Diprediksi Tertekan ke Zona Merah
RUPS BRI Resmi Angkat Sunarso Menjadi Dirut Baru
Kencana Energi akan Bangun Pembangkit Listrik Minihidro di Tana Toraja
Resmi IPO, Saham Kencana Energi Naik 48,99 Persen
Perang Dagang Mereda, IHSG Tercatat Menguat 1,16 Persen Pekan Ini