Pariwisata dan e-commerce jadi sektor strategis di 2018
Selain menggali potensi keindahan alam dan budaya, sektor pariwisata juga menciptakan banyak lapangan kerja di bidang jasa. Sementara, e-commerce juga memberikan angka investasi yang besar pada 2017 lebih dari 5 miliar dolar AS.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menilai dua sektor ekonomi yang memiliki potensi strategis untuk dikembangkan di tahun 2018 adalah pariwisata dan e-commerce.
"Pertama yaitu pariwisata, karena hasilnya cepat, dampak kepada lapangan kerjanya juga cepat dan dampak ke penghasilan yang cepat dan penghasilan devisanya jalan," kata Lembong di Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip Antara, Jumat (5/1).
Menurutnya, selain menggali potensi keindahan alam dan budaya, sektor pariwisata juga menciptakan banyak lapangan kerja di bidang jasa. Sementara, e-commerce juga memberikan angka investasi yang besar pada 2017 lebih dari 5 miliar dolar AS.
"Itu sudah separuh dari investasi tahun lalu di sektor Migas. Jadi nilainya besar sekali dan pertumbuhannya tinggi sekali," tutur Kepala BKPM.
Selain itu, pemerintah juga akan mengundang investor di bidang e-Commerce, baik dari Silicon Valley Amerika Serikat maupun Eropa dan Jepang serta Tiongkok.
Baca juga:
BI catat peredaran uang selama 2017 capai Rp 694 triliun
DJP bakal beri tunjangan kinerja ke KPP capai target pendapatan pajak
Pemerintah kejar Twitter dan Facebook untuk segera bayar pajak
Presiden Jokowi sentil pejabat negara jangan seperti raja
Ini tiga sektor paling berkontribusi terhadap penerimaan pajak 2017