Ini tiga sektor paling berkontribusi terhadap penerimaan pajak 2017
Merdeka.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan mencatat, realisasi penerimaan pajak di tahun 2017 mencapai Rp 1.151 triliun, atau hanya 89,7 persen dari target APBN-P sebesar Rp 1.283,6 triliun.
Dirjen Pajak, Robert Pakpahan menyebut, ada tiga sektor yang berkontribusi paling besar terhadap penerimaan pajak. Sektor-sektor itu ialah industri pengolahan, perdagangan dan jasa keuangan. Dari realisasi Rp 1.151 triliun penerimaan pajak, industri pengolahaan menyumbang sekitar 31,8 persen, perdagangan 19,3 persen dan jasa keuangan 14,0 persen.
"Jadi yang kontribusinya sangat signifikan itu industri pengolahan, perdagangan, dan jasa keuangan," kata Robert di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/1).
Sementara itu, kontribusi terkecil terhadap penerimaan pajak ialah sektor pertanian. Pertanian hanya memberikan kontribusi 1,7 persen terhadap penerimaan pajak. Menurut Robert, kecilnya porsi sektor pertanian terhadap penerimaan pajak lantaran banyak produk yang tidak dikenakan pajak.
"Pertanian tumbuh 27,6 di 2017, tapi memang perannya di penerimaan pajak cukup kecil 1,7 persen, ini menunjukkan produk pertanian itu sebagian besar banyak yang bebas kena pajak, PPN, yang sifatnya pertanian," jelas dia.
Ada pun tiga sektor yang berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu industri pengolahan 22,0 persen, perdagangan 13,8 persen dan pertanian 13,8 persen.
"Jadi industri pengolahan di dalam ekonomi porsinya 22 persen. Tapi di dalam penerimaan pajak porsinya pajak 31,8 persen. Ini menunjukkan ada banyak hal dari ide kepatuhan dan sebagian dari subjek fiteks," tandas Robert.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya