LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pameran Industri Migas Dibuka Tanpa Presiden Jokowi

Selain pameran, dalam pagelaran tersebut juga dilaksanakan diskusi yang membahas perkembangan industri hulu migas nasional.

2019-09-04 11:52:57
Migas
Advertisement

Indonesian Petroleum Association (IPA) tengah menyelenggarakan konvensi dan pameran IPA ke-43 Tahun 2019 (IPA Convex 2019) pada 4-6 September 2019 ,di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Berdasarkan rencana awal, pameran ini mengambil tema Driving Exploration and Optimizing Existing Production for Long Term Energy Security‎ ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun saat pembukaan hanya dihadiri Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Pantauan Liputan6.com, di tempat penyelenggaraan IPA Convex 2019, sejumlah perusahaan pencari minyak dan gas (migas)‎ atau Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang mencari migas di dalam negeri menunjukkan program melalui pameran. Di antaranya PT Pertamina (Persero), Exxon, Chevron, Inpex, Medco, British Petroleum (BP)
dan Saka Energi.

Advertisement

Selain pameran, dalam pagelaran tersebut juga dilaksanakan diskusi yang membahas perkembangan industri hulu migas nasional.

Sebelumnya, Penjabat Presiden IPA Bij Agarwal menyatakan, tema IPA Convex tahun ini dipilih dengan mempertimbangkan kondisi sektor hulu minyak dan gas (migas) Indonesia. Diperlukannya upaya keras untuk mengurangi defisit neraca perdagangan karena impor migas yang disebabkan tingginya tingkat konsumsi energi dibandingkan dengan produksi migas saat ini.
Upaya tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kegiatan eksplorasi guna menemukan cadangan migas baru dan optimasi produksi yang sudah ada.

Bij pun mengungkapkan optimismenya terhadap perbaikan industri hulu migas Indonesia. “Kami optimistis kondisi industri hulu migas Indonesia di masa mendatang akan lebih baik karena adanya kerja sama antara semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah,” tandasnya.

Advertisement

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menteri Jonan Dorong Produsen Migas Lakukan Efisiensi guna Siasati Anomali Harga
Genjot Pemenuhan Energi Domestik, PGN Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pertamina Masif Cari Sumur Migas Baru di Luar Negeri
Target Lifting Minyak 2020 Disepakati Capai 755 Ribu Barel per Hari
Harga Minyak Naik Dipicu Kekhawatiran Dampak Perang Dagang AS-China

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.