OJK soal virus ransomware: Sistem di OJK dan lembaga keuangan aman
"Sampai saat ini belum ada keluhan lembaga jasa keuangan. Upaya dari kita menyediakan jalan keluar apabila terjadi kejadian di lapangan berpatokan pada Kemkominfo. Masih aman dan tidak terganggu," ujar Triyono
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan sistem informasi teknologi (IT) lembaga keuangan Indonesia aman dari serangan virus ransomware yang tengah menghebohkan. Hingga saat ini, sistem di OJK maupun semua lembaga keuangan tidak terganggu dan beroperasi seperti biasa.
Kepala Departemen Komunikasi dan Internasional OJK, Triyono mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah memastikan semua aplikasi di OJk maupun di lembaga keuangan tak ada terinfeksi virus.
"Sampai saat ini belum ada keluhan lembaga jasa keuangan. Upaya dari kita menyediakan jalan keluar apabila terjadi kejadian di lapangan berpatokan pada Kemkominfo. Masih aman dan tidak terganggu," ujar Triyono di Jakarta, Senin (15/5).
Saat ini, tim pengawas IT OJK telah melakukan pengecekan dan koordinasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai gangguan sistem karena virus ini.
"Semua sektor kita imbau agar melakukan pengecekan, dan guidance kita itu imbauan dari Kemkominfo," tegasnya.
Informasi saja, beberapa hari belakangan, serangan siber serentak terjadi di berbagai belahan dunia yang menyasar sistem keamanan berbagai perusahaan, rumah sakit, dan juga sekolah, ternyata sengaja menarget pengguna Windows.
Menurut informasi Kemkominfo, ransomware yang sedang menginfeksi berbagai belahan dunia ini disebut WannaCrypt. WannaCrypt ini mengincar PC berbasis Windows, yang memiliki kelemahan dalam Server Message Block, atau protokol yang penting dalam sistem keamanan komputer terkait file sharing atau berbagi berkas dalam jaringan,
Baca juga:
Bos OJK minta industri Keuangan syariah RI bersinergi
Ini tantangan kembangkan keuangan syariah di Indonesia
Gelar pameran di Semarang, OJK eratkan keuangan syariah pada publik
OJK minta industri keuangan syariah genjot pembiayaan infrastruktur
OJK bakal gandeng Filipina kembangkan industri keuangan