LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

OJK optimistis suku bunga acuan bisa turun

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 4,25 persen masih cukup stabil. Namun, dia optimis bahwa suku bunga tersebut masih bisa diturunkan lagi, melihat kondisi perekonomian Indonesia saat ini.

2018-01-25 14:23:38
OJK
Advertisement

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 4,25 persen masih cukup stabil. Namun, dia optimis bahwa suku bunga tersebut masih bisa diturunkan lagi, melihat kondisi perekonomian Indonesia saat ini.

"Kondisi sekarang memungkinkan bank bisa menurunkan bunga," ungkapnya di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (25/1).

Mantan Komisaris Utama Bank Mandiri ini pun mengatakan bahwa, rendahnya suku bunga tidak akan mempengaruhi keuntungan yang akan didapatkan bank. Karena itu, dia meminta agar pihak bank tidak sampai salah persepsi dengan dorongan bunga rendah ini yang disampaikan OJK.

Advertisement

"Saya janji tidak akan membatasi margin (keuntungan) bank. Kalau ada capping (pembatasan) bunga deposito itu tidak akan pengaruh," imbuhnya.

"Karena dengan bunga rendah ini akan menstimulasi dari berbagai sudut. Kalau bunga kredit rendah, maka permintaan kredit bisa semakin tinggi, ini juga yang harus dilihat," tandasnya.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) pada Januari 2018. Suku bunga acuan bulanan dipertahankan sebesar 4,25 persen.

Advertisement

"Rapat Dewan Gubernur pada 17 hingga 18 Januari 2018 memutuskan mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen," ujar Asisten Gubernur Kepala Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Dodi Budi Waluyo, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (18/1).

Baca juga:
OJK ungkap pembiayaan fintech capai Rp 2,6 triliun dengan 259.635 debitur
Ini rencana kerja strategis OJK di 2018, salah satunya pembiayaan infrastruktur
Presiden Jokowi akui ekonomi RI belum bisa lari cepat meski sehat
Bos OJK diangkat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah hingga 2020
OJK soal selasar BEI roboh: Proses transaksi berjalan normal, tak ada gangguan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.