LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Minyak oles buatan Bali digandrungi masyarakat Rusia

"Minyak Oles Bokashi kami pasarkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki."

2016-08-03 15:21:28
Produk Indonesia
Advertisement

Minyak oles yang diproduksi oleh salah satu industri obat tradisional, PT Karya Pak Oles Tokcer Bali yakni Minyak Oles Bokashi (MOB) berhasil masuk pasar ekspor.

Direktur Utama PT Karya Pak Oles, Gede Ngurah Wididana mengatakan, seorang konsumen yang juga direktur perusahaan Effective Migroorganisme (EM) dari Rusia sempat datang ke Bali membeli 500 dus, masing- masing dus berisi 24 biji. Selain konsumen dari Rusia juga datang dari China, Hongkong, India, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Selandia Baru, Pakistan, Singapura, Srilanka, Thailand dan Vietnam.

Kedatangan mereka terkait dengan Bali sebagai tuan rumah pertemuan internasional yang membahas berbagai perkembangan dan hambatan penerapan teknologi organik EM di sebuah hotel di Pantai Sanur, Bali akhir Juli lalu.

Advertisement

Sebanyak 80 peserta dari 20 negara di kawasan Asia Pasifik yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, sekembali ke negaranya membeli minyak oles bokashi dalam jumlah besar.

Gede Ngurah Wididana menjelaskan, pihaknya memproduksi minyak oles bhokasi tersebut mulai 1998, berawal dari menemukan sebuah formula ekstrak minyak tanaman obat yang difermentasi dengan teknologi EM.

Dia kemudian memberi nama produk itu dengan sebutan Minyak Oles Bokashi. Bekat kemampuannya melihat dan membaca trend pasar produk Minyak Oles Bokashi yang sangat disukai berbagai lapisan masyarakat luas.

Advertisement

"Minyak Oles Bokashi kami pasarkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan sumber daya yang dimiliki. Melihat prospek yang begitu cerah kini lalu diproduksi secara berkesinambungan," ujarnya seperti ditulis Antara Denpasar, Rabu (3/8).

Teknologi temuan Prof Teruo Higa dari Universitas Ryukyu Okinawa, Jepang itu merupakan suatu teknologi fermentasi dengan mengandalkan mikroorganisme yang menguntungkan untuk mengubah bahan-bahan organik menjadi sesuatu bahan atau produk yang lebih bernilai guna dan bermanfaat bagi hidup dan kehidupan manusia.

Sebuah ramuan yang mempunyai ciri khas Bali itu formula dibuat dari fermentasi tanaman obat dan rempah untuk bisa dijadikan pengobatan tradisional.

Laporan: Aisyah

Baca juga:
Curhat Darmin tak mau kelapa sawit RI bernasib sama seperti cengkeh
Cerita Buyung sang pengusaha buah, kaget lihat produk UKM Thailand
Bertemu PM Sri Lanka, Jokowi tawarkan kereta api buatan INKA
Kadin usulkan bentuk badan halal untuk produk RI
Indonesia gandeng Malaysia perkuat produk-produk halal
Giliran petani tembakau terancam serbuan produk China
Mahkota Raja Made In Boyolali tembus pasar Belanda


(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.