Minim Sentimen, IHSG Diramalkan Akan Tertekan
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan di pasar saham karena minimnya sentimen. Vice President PT Artha Sekuritas Frederik Rasali menjabarkan, IHSG masih akan terbatas melihat masih minimnya sentimen terutama dari dalam negeri.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan di pasar saham karena minimnya sentimen. Vice President PT Artha Sekuritas Frederik Rasali menjabarkan, IHSG masih akan terbatas melihat masih minimnya sentimen terutama dari dalam negeri.
"Indikator Stochastic bergerak menyempit disekitar area oversold menunjukkan rentang pelemahan semakin terbatas," tuturnya di Jakarta, Selasa (8/10).
Adapun pihaknya meramalkan IHSG akan bergerak terkoreksi di rentang support 5.930-5.965 dan resistance 6.060-6.120.
Berbeda, Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat melihat IHSG secara teknikal mampu rebound (kembali naik) usai terkontraksi kemarin. "Kami perkirakan IHSG akan kembali rebound menguji resistance dengan rentang pergerakan 6000-6088," ujarnya.
Untuk hari ini, Lanjar menganjurkan untuk membeli saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Sementara itu, sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan menurut Frederik ialah saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Medco International Tbk (MEDC), hingga saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
KEIN soal IHSG Rontok: Tak Selamanya Menggambarkan Fundamental Kita
Dibayangi Sentimen Global, IHSG Diramal Bergerak Terbatas
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Perhatikan Saham Ini
VIDEO: Pasar Saham di Bawah Bayang Bayang Gejolak Politik dan Ekonomi Global
Sri Mulyani soal IHSG Anjlok: Kita Akan Tetap Jaga Ekonomi dari Tekanan Global
IHSG Diramal Bergerak Menguat, Perhatikan Saham Ini