Meski terima KKS, Bos BI ingin masyarakat juga rajin menabung
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta warga penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bisa rajin menabung, meski hanya berbentuk bantuan pangan non tunai. Masyarakat juga jangan menghabiskan untuk membeli kebutuhan pangan.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta warga penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bisa rajin menabung, meski hanya berbentuk bantuan pangan non tunai. Masyarakat juga jangan menghabiskan untuk membeli kebutuhan pangan.
"Jika sebelumnya uangnya dibelanjakan sampai habis sekarang masyarakat dapat berlatih untuk menabung dan menghemat," kata Agus usai Peluncuran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di GOR Popki Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2).
Selain itu, penerima bantuan juga akan diberikan edukasi keuangan, misalnya pembukaan rekening di bank. Sebab, masyarakat akan diberikan kemudahan untuk akses pembukaan rekening tersebut.
"Sejak tahap awal proses penyaluran, masyarakat akan diberikan kemudahan pembukaan rekening bank melalui pendaftaran kolektif," ujar dia.
Dia menambahkan, saat ini tercatat dari 15.878 agen keuangan digital yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, kehadiran agen bahan pangan dan bank juga mempermudah penyaluran bantuan sosial non tunai.
"Dengan kepemilikan rekening di bank masyarakat akan dapat kesempatan akses layanan keuangan formal sekaligus berlatih untuk menabung," tukasnya.
Baca juga:
Jokowi bagi bantuan pangan nontunai via KKS
Menko PMK sebut perlu kerja sama kementerian jamin program BPNT
Jokowi resmi bagikan gula dan beras lewat kartu di 44 kota
Bagikan KKS, Jokowi minta ibu-ibu agar tak buat beli rokok dan pulsa
Jokowi akan luncurkan kartu KKS untuk belanja di e-warong
Jokowi uji coba 44 kota buat pembagian gula dan beras lewat kartu
Selain sembako, dana bantuan dari kartu PKH bisa untuk beli elpiji