Merdeka Gold Resources Catat Laba USD 27,49 Juta di 2025
Merdeka Gold Resources mencatat laba USD 27,49 juta di 2025 meski pendapatan masih rendah, seiring baru dimulainya operasi tambang pada kuartal akhir.
PT Merdeka Gold Resources Tbk melaporkan kinerja keuangan tahun buku 2025 dengan mencatat pendapatan sebesar USD 0,13 juta dan laba bersih mencapai USD 27,49 juta.
Data tersebut disampaikan dalam Laporan Tahunan, Keberlanjutan, dan ESG 2025 yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa (31/3/2026).
Perseroan menjelaskan bahwa pendapatan yang masih terbatas sejalan dengan posisi perusahaan yang baru memasuki tahap awal produksi tambang pada Oktober 2025.
Dalam laporan tersebut, MGR mencatat nilai ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar USD 0,12 juta. Sementara nilai ekonomi yang didistribusikan mencapai USD 58,53 juta.
Adapun nilai ekonomi yang ditahan tercatat sebesar USD 58,41 juta dengan nilai negatif. Perseroan menyebut kondisi tersebut mencerminkan fase awal operasional, di mana belanja investasi dan biaya operasional masih lebih besar dibandingkan pendapatan yang diperoleh.
Transparansi
Seluruh angka yang dilaporkan disusun berdasarkan pendekatan arus kas dan telah melalui proses audit. Penyajian juga mengacu pada standar pelaporan keberlanjutan, termasuk standar Global Reporting Initiative (GRI).
Selain kinerja keuangan, perseroan juga menyampaikan tidak terdapat penarikan produk sepanjang 2025 serta tidak menerima dukungan finansial dari pemerintah.
Dari sisi tata kelola, MGR telah melaksanakan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026 sesuai ketentuan pasar modal.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi serta akuntabilitas kepada pemegang saham, terutama dalam periode awal pengembangan kegiatan pertambangan.