Merasa dirugikan, Pertamina meradang pada Pertamini
"Kami minta Pertamini tak lagi digunakan, karena itu memberikan asosiasi negatif bagi Pertamina."
PT Pertamina meradang dengan menjamurnya pedagang bensin eceran yang memakai label Pertamini. Sebab perusahaan energi pelat merah itu merasa citranya rusak lantaran kemiripan nama tersebut.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan pihaknya menolak keberadaan Pertamini. Sebab, entitas bisnis itu tak memiliki izin usaha.
"Dan, paling penting mereka berjualan dengan tidak menggunakan standar safety yang berlaku di dunia migas," katanya di Jakarta, Kamis (28/4).
Menurut Wianda, kemiripan nama tersebut membuat kesan Pertamini di bawah naungan Pertamina. Padahal, faktanya, kedua entitas itu tak memiliki keterkaitan sama sekali.
"Kami minta Pertamini tak lagi digunakan, karena itu memberikan asosiasi negatif bagi Pertamina."
Atas dasar itu, menurut Wianda, Pertamina telah berkirim surat kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.
"Kami mengirimkan surat bahwa kalau ada yang mendaftar atas nama Pertamini agar ditolak."
Baca juga:
Pertamina tambah 15 persen cadangan BBM di jalur mudik 2016
Konsumsi Pertalite rendah, Pertamina tambah stok dan distribusi
Libur panjang, Pertamina klaim stok BBM aman
Perkuat sinergi BUMN energi, Pertamina masuk ke bisnis pembangkit
Ongkos kirim bensin di Papua bisa sentuh Rp 29 ribu per liter
Pertamina klaim pemerintah dukung kerja sama bisnis dengan Rosneft