Pertamina klaim pemerintah dukung kerja sama bisnis dengan Rosneft
Merdeka.com - Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung upaya Pertamina untuk bekerja sama bisnis dengan BUMN Rusia, Rosneft. Kerja sama dengan Rosneft dinilai akan memberi keuntungan untuk Indonesia dalam pengelolaan sektor energi.
"Pemerintah mengisyaratkan dukungannya terhadap Pertamina dan Rosneft untuk bekerja sama secara konkret dari hulu hingga hilir migas. Selain memiliki sumber pasokan minyak yang besar, Rosneft juga menguasai teknologi pengolahan minyak yang unggul dengan modul-modul yang dapat diimplementasikan untuk mempercepat proyek kilang Pertamina di Indonesia," ujar Wianda di Restoran Bebek Bengil, Jakarta, Kamis (28/4).
Wianda menjelaskan, perusahaan pelat merah asal Rusia tersebut memiliki tingkat produksi minyak sekitar 5,2 juta barel per hari. Dari jumlah tersebut, 50 persen dari kapasitas produksinya diolah di infrastruktur pengolahan Rosneft sendiri.
Selain itu, Rosneft saat ini telah mengoperasikan beberapa kilang yang tersebar di Tiongkok, Jerman, Italia, dan Belanda.
"Pemerintah juga mengharapkan ada kesepakatan yang lebih konkret dalam waktu dekat, di mana tahap awal difokuskan pada upaya untuk menjamin kepastian pasokan minyak untuk proyek kilang," kata dia.
Pertamina berharap kerja sama dengan Rosneft akan segera terealisasi. "Semoga dalam waktu dekat ada gambaran lebih konkret untuk kerja sama Pertamina dan Rosneft di bisnis hulu," pungkas dia.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya