Menteri Susi ingin bangkai FV.Viking jadi simbol ketegasan Indonesia
"Hari ini kami ingin kapal ini tinggal disana, menjadi pelajaran bahwa ketegasan diperlukan dalam menjaga laut."
Satuan tugas pemberantasan pencurian ikan atau dikenal dengan satgas 115 menenggelamkan kapal eks asing Forest Victor (FV) Viking di Perairan Tanjung Batu Mandi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Kapal asal Nigeria berbobot 1.300 gross tonnage itu divonis mencuri ikan di perairan Indonesia.
Penenggelaman kapal dengan cara meledakkan tersebut dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selaku komandan Satgas 115.
"Hari ini kami ingin kapal ini tinggal disana, menjadi pelajaran bahwa ketegasan diperlukan dalam menjaga laut, menjaga bangsa kita. Laut akan jadi masa depan bangsa kita," Kata Susi di lokasi penenggalaman, Senin (14/3).
FV. Viking menjadi kapal terbesar yang pernah diamankan pemerintah. Kapal tersebut kerap berganti identitas dan sudah lama menjadi incaran interpol Norwegia.
FV. Viking kemudian ditangkap KRI Sultan Thaha Saifuding-376 setelah terdeteksi berada di 12,5 mil dari perairan Utara Berakit, Kepulauan Riau.
Berikut adalah data terkait kapal asing tersebut:
-Nama : FV Viking
-Asal : Nigeria
-Crew : Terdapat 11 awak kapal yang terdiri dari 6 WNI, 1 WNA Chili, 1 WNA Argentina, 1 WNA Myanmar dan 2 WNA Peru. -Jenis kapal : Kapal ikan,alat tangkap jaring pasif, area tangkap atlantic selatan. -Muatan : Nihil
-Dugaan pelanggaran : memasuki perairan Indonesia tanpa izin dan berganti-ganti nama atau identitas serta menjadi target operasi Interpol.
Baca juga:
Detik-detik kapal MV Viking diledakkan Menteri Susi
Video detik-detik penenggelaman kapal buruan Interpol di Pangandaran
Menteri Susi bentuk sentra bisnis perikanan di 15 pulau perbatasan
Regulasi perlindungan nelayan tinggal tunggu DPR ketuk palu
Ahok sindir Susi soal reklamasi: Kalau menteri mau gugat tak bisa!
Menteri Susi bicara kebijakan penangkapan maling ikan di AS