Menteri Susi heran sudah dua kali atasannya diganti Jokowi
Susi mengaku tak ambil pusing soal reshuffle tersebut.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku heran dengan perombakan (reshuffle) Kabinet Joko Widodo - Jusuf Kalla jilid II terutama posisi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang telah dirombak dua kali. Susi menilai posisi tersebut tidaklah mudah, maka harus menempatkan sosok yang dinilai kuat dalam memimpin kementerian yang membawahinya.
"Seharusnya mereka bisa bilang apa yang kamu mau bilang dan kamu bermaksud untuk mengatakan itu lakukan saja pekerjaan saya dan menteri koordinator telah berganti dua kali. Dua orang tidak dapat bertahan pada pekerjaan itu," ujar Susi di Hotel Shangrilla, Jakarta, Kamis (28/7).
Meski demikian, Susi mengaku tak ambil pusing soal reshuffle tersebut. Sebab, itu merupakan hak dan wewenang Presiden Joko Widodo. "Reaksi pada reshuffle, saya tidak mau berkomentar soal latar belakang presiden melakukan reshuffle. Reshuffle pertama sebelas bulan yang lalu saya asumsikan lebih terkait politik," tegas Susi.
Terpenting menurutnya, dapat menyelesaikan pekerjaan di kementeriannya terutama penangkapan ikan secara ilegal, yang saat ini belum menemukan titik terangnya.
"Masalah yang akan datang, Natuna. Aktivitas ilegal fishing adalah yang seharusnya kita lawan dan saya menyadari bahwa penangkapan ikan lebih penting," pungkasnya.
Baca juga:
Ini pesan khusus Presiden Jokowi untuk Menkeu Sri Mulyani
Sambil terbata-bata, Jonan pamitan ke pegawai Kemenhub
Menteri Susi soal reshuffle: Jabatan menteri itu sangat politis
Makna Rabu Pon bagi Jokowi dan 9949 bagi SBY
Jokowi akhirnya copot para pembuat gaduh di kabinet
Rupiah terus menguat, nyaris sentuh Rp 13.000 per USD
Curhatan para menteri yang dicopot Jokowi