LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi: Harusnya nelayan bersyukur tak dilarang tangkap ikan

Susi menilai, seharusnya nelayan Indonesia bersyukur karena Indonesia hanya memberlakukan peralihan alat tangkap bukan moratorium penangkapan ikan seperti yang dilakukan beberapa negara lain.

2017-04-28 16:33:15
Susi Pudjiastuti
Advertisement

Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti soal pelarangan penggunaan cantrang di nelayan menimbulkan polemik baru. Presiden Joko Widodo mengaku mendapat laporan dari nelayan kalau aturan ini menyulitkan mereka.

Menteri Susi-pun angkat bicara mengenai masalah ini. Susi menilai, seharusnya nelayan Indonesia bersyukur karena Indonesia hanya memberlakukan peralihan alat tangkap bukan moratorium penangkapan ikan seperti yang dilakukan beberapa negara lain.

"Orang lain moratorium total, di Thailand, China, Vietnam, dilarang tangkap ikan. Kita cuma pergantian alat tangkap. Tujuannya jangan sampai terjadi seperti Bagan Siapi-api. Dulunya surga ikan, akibat eksploitasi jadi mati," kata Menteri Susi di Bali seperti dikutip dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (28/4).

Advertisement

Susi menegaskan, pemerintah juga telah memberikan tenggang waktu peralihan alat tangkap selama dua tahun kepada nelayan. Menurutnya seharusnya waktu tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Dulu awalnya kan kita sudah sepakat sama Ombudsman sama Pak Presiden juga. Saya maunya kasih waktu setahun. Tapi nelayan waktu itu lobinya 2 tahun. Ya sudah kita setujui sampai Juli 2017 ini. Sekarang masih lagi minta perpanjang-perpanjang terus. Kalau dikasih terus bisa-bisa sampai tiga tahun ini. Keburu habis ikan kita," tuturnya.

Menteri Susi juga menganggap, penggunaan cantrang telah menjadi penyebab konflik antar-nelayan. "Cantrang ini yang menimbulkan konflik horizontal antar-nelayan dari zaman dahulu. Banyak nelayan yang tidak suka dengan kapal yang menggunakan cantrang. Jadi banyak yang menangkap itu bukan aparat, tetapi nelayan langsung yang melaporkan, karena mereka tidak mau cantrang masuk daerah mereka. Cantrang ini menghabiskan ikan dan merusak," terang Menteri Susi.

Advertisement

Menteri Susi berpesan, agar isu marine resources dan masa depan kelautan Indonesia tidak dijadikan sasaran politik. Dia meminta agar tak ada politisasi komoditi perikanan, masa depan, dan nasib nelayan Indonesia.

"Jangan hanya karena keserakahan, kerakusan untuk mengeruk sebanyak-banyaknya laut, ikannya diambil semua."

Baca juga:
Alasan Menteri Susi ngotot larang cantrang meski dipanggil Jokowi
Menteri Susi soal polemik cantrang: Pengusaha setop adu domba
Menteri Susi geram masih ada kapal gunakan cantrang di Bali
Jokowi panggil Menteri Susi terkait pelarangan penggunaan cantrang
Mensos: RA Kartini itu berpikir out of the box dan ulama di zamannya

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.