LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Mentan Dorong Kampus Perkuat Hilirisasi Pertanian dan Kemandirian Pangan Nasional

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ajak perguruan tinggi berinovasi perkuat hilirisasi pertanian dan kemandirian pangan, kunci Indonesia jadi negara adidaya berbasis agroindustri.

Minggu, 07 Jun 2026 01:00:59
hilirisasi pertanian
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ajak perguruan tinggi berinovasi perkuat hilirisasi pertanian dan kemandirian pangan, kunci Indonesia jadi negara adidaya berbasis agroindustri. (AntaraNews)
Advertisement

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam memperkuat hilirisasi pertanian dan kemandirian pangan nasional. Dorongan ini disampaikan melalui inovasi, riset, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul. Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi negara adidaya berbasis pangan dan agroindustri.

Mentan Amran menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan yang telah berhasil dicapai. Tantangan ke depan adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah produk pertanian melalui hilirisasi. Hal tersebut disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum di Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu.

Dalam kuliah umum bertajuk “Dari Kampus untuk Negeri: Penguatan Nilai Kebangsaan, Inovasi Pertanian, dan Kemandirian Pangan Nasional,” Amran menyoroti kekayaan sumber daya alam Indonesia. Menurutnya, potensi besar ini harus dipadukan dengan SDM yang tangguh agar mampu bersaing di kancah global. Peran kampus menjadi sangat krusial dalam mewujudkan visi tersebut.

Peran Strategis Kampus dalam Swasembada Pangan Nasional

Capaian swasembada pangan Indonesia telah mendapatkan pengakuan internasional dari berbagai lembaga kredibel. Data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), serta Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan produksi nasional yang signifikan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada impor pangan.

Advertisement

Sejumlah komoditas pangan telah mencapai swasembada dan bahkan surplus, meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Ini merupakan hasil kerja keras bersama dari berbagai elemen bangsa, termasuk petani, perguruan tinggi, mahasiswa, TNI, dan Polri.

Sebagai bukti nyata keberhasilan ini, stok beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog hingga awal Juni 2026 mencapai sekitar 5,3 juta ton. Angka ini merupakan salah satu level tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Keberhasilan tersebut membuat Indonesia tidak lagi menjadi pasar utama bagi negara-negara pengekspor beras.

Advertisement

Mendorong Hilirisasi Pertanian untuk Nilai Tambah

Setelah berhasil memperkuat produksi, pemerintah kini mengarahkan fokus pada hilirisasi pertanian. Tujuannya adalah agar nilai tambah komoditas pertanian dapat dinikmati sepenuhnya di dalam negeri. Langkah ini krusial untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi nasional.

Mentan Amran mencontohkan potensi besar yang dimiliki Sulawesi Tenggara, khususnya pada komoditas perkebunan. Wilayah ini memiliki keunggulan yang dapat menjadi basis pengembangan industri pengolahan. Jika kelapa hanya dijual sebagai bahan mentah, nilainya kecil.

Namun, jika kelapa diolah menjadi produk turunan seperti virgin coconut oil (VCO), santan, atau coconut milk, nilainya bisa berkali-kali lipat. Mimpi besar pemerintah adalah melakukan hilirisasi seluruh komoditas pertanian. Dengan begitu, kesejahteraan petani akan meningkat secara signifikan.

Inovasi dan Kolaborasi untuk Transformasi Pertanian

Oleh karena itu, Mentan mengajak Universitas Halu Oleo untuk memperkuat kolaborasi riset dan inovasi bersama Kementerian Pertanian (Kementan). Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam melahirkan teknologi dan sumber daya manusia yang mampu menopang transformasi sektor pertanian nasional.

Sebagai contoh, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Jawa Timur berhasil mengembangkan bahan bakar alternatif bernama Benwit (Bensin Sawit). Inovasi ini merupakan biogasoline yang berasal dari minyak sawit. Mentan berharap UHO dan kampus lain juga dapat berkontribusi melahirkan inovasi baru serupa yang dapat diindustrialisasikan.

Amran menambahkan bahwa kekuatan Indonesia berada pada tiga sektor vital, yaitu pangan, air, dan energi. Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah serta generasi muda yang inovatif, Indonesia sangat optimistis mampu menjadi kekuatan ekonomi dunia. Kombinasi kekayaan alam dan kualitas SDM akan menjadikan Indonesia negara superpower.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Penjualan Daihatsu Mei 2026 Ditopang Gran Max dan Mobil LCGC
  • KAI dan Kemenhub Tingkatkan Kapasitas KRL Tanah Abang-Rangkasbitung, Perjalanan Makin Nyaman
  • Polisi Olah TKP Kasus Dugaan Pembunuhan Bidan di Situbondo, Penyelidikan Intensif Berjalan
  • Pelatih David Singleton Imbau Pemain Pelita Jaya Fokus Tatap Laga Kedua IBL Semifinal 2026
  • Mentan Dorong Kampus Perkuat Hilirisasi Pertanian dan Kemandirian Pangan Nasional
  • agroindustri
  • andi amran sulaiman
  • ekonomi nasional
  • hilirisasi pertanian
  • inovasi pertanian
  • kemandirian pangan
  • konten ai
  • mentan
  • merdekaantara
  • perguruan tinggi
  • swasembada pangan
  • universitas halu oleo
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.