LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mentan Amran minta selisih data beras jangan dipermasalahkan

Beda data ini berujung pada impor beras yang dilakukan pemerintah.

2015-12-02 16:55:52
beras
Advertisement

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman meminta masyarakat untuk tidak membesar-besarkan persoalan selisih data antara BPS dengan Kementan. Beda data ini berujung pada impor beras yang dilakukan pemerintah.

"Iya, selalu, selalu. Kalau ada perbedaan sedikit tidak perlu besarkan," ujar Amran di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (2/12).

Amran menegaskan, perbedaan data tersebut akan terus diperbaiki bersama dengan BPS. Namun, kata dia, Kementan tengah mendahulukan ketersediaan benih untuk masa tanam tahun depan.

Advertisement

"Itu akan kita perbaiki. Ini mungkin perbedaan sedikit. Sekarang ini yang kita pentingkan adalah benih. Kemudian, kerja mempercepat tanam karena sekarang sudah musim hujan. Alhamdulillah El Nino tidak berkelanjutan sampai Maret," jelas Amran.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah melakukan impor beras untuk memenuhi kebutuhan pasokan dalam negeri di musim gaduh.

"Demi rakyat. Bukan demi hanya satu orang untuk jaga citra, tidak. Demi menjaga jangan harga beras (tidak) naik. Karena data BPS itu susah dipertanggung jawabkan, ya," tutur JK.

Advertisement

Lebih lanjut JK mengatakan, keputusan impor dilakukan setelah adanya perhitungan mengenai kecukupan pasokan beras tanah air.

"Berkali-kali saya katakan yang paling penting pemerintah menyiapkan cadangan nasional yang cukup. Nah termasuk, dari impor tidak apa-apa," ujar JK.

Baca juga:
BPS sebut Inflasi November 2015 terendah dalam 5 tahun
Beras hingga rokok jadi penyumbang inflasi November 2015
Ahok tiba-tiba temui Presiden Jokowi di Istana
Produk impor masuk, pedagang pusat penghasil beras gigit jari
Meski El Nino, Kementan yakin produksi beras berlebih

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.