LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Luhut: BPPT ternyata punya teknologi buat garam, murah meriah

Luhut menegaskan, jika teknologi itu layak, diharapkan bisa langsung diimplementasikan. Terlebih jika benar biayanya bisa lebih rendah dan tidak terpengaruh cuaca. Rencananya, hasil teknologi BPPT itu akan digunakan untuk menghasilkan garam yang bisa mulai dilakukan di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

2017-08-03 15:25:20
Harga garam
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memiliki teknologi untuk mengatasi masalah kelangkaan garam yang terjadi saat ini. Luhut mengatakan, teknologi itu akan dibahas dalam rapat bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

"Ternyata BPPT itu sudah sangat bisa bikin garam. Selama ini belum. Akhirnya tadi saya lapor Wakil Presiden, saya besok rapat dengan ahli garam dari tempatnya Pak Menristek Dikti. Ternyata bisa, murah meriah, cost (biaya) rendah. Tanpa melihat cuaca," kata Luhut dikutip Antara, Kamis (3/8).

Luhut menegaskan, jika teknologi itu layak, diharapkan bisa langsung diimplementasikan. Terlebih jika benar biayanya bisa lebih rendah dan tidak terpengaruh cuaca. "Sehingga produksinya bisa kita angkat sehingga kita tak perlu impor lagi," katanya.

Advertisement

Rencananya, hasil teknologi BPPT itu akan digunakan untuk menghasilkan garam yang bisa mulai dilakukan di Kupang, Nusa Tenggara Timur. "Setelah Kupang jadi, langsung kita bikin di Madura dan sebagainya," katanya.

Kepala BPPT, Unggul Priyanto mengatakan, krisis garam nasional terutama untuk konsumsi dan industri menjadi perhatian pihaknya. BPPT menyebut, pembangunan lahan garam terintegrasi yang memudahkan petani panen dengan kadar garam tinggi (hanya 4-5 hari) bisa dilakukan dengan cara membangun reservoir air laut bertingkat dan mekanisasi metode panen.

"Perlu juga dilakukan pendirian industri garam multiproduk (multiproposed plant) selain garam bisa dihasilkan produk bittern untuk industri makanan, minuman, suplemen, maka akan turut menjawab masalah perekonomian," katanya.

Advertisement

Sebagai upaya meningkatkan produksi garam nasional, perlu dukungan infrastruktur di daerah curah hujan rendah, seperti NTT dan Sulawesi Selatan, yang bisa dijadikan sentra garam nasional.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan menugaskan PT Garam untuk mengimpor 75.000 ton garam konsumsi dari Australia untuk memenuhi kebutuhan garam sekaligus menstabilkan harganya.

Rencananya, garam impor tersebut akan tiba di Tanah Air melalui tiga pelabuhan besar, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Sumatera, dan Pelabuhan Ciwandan Banten pada 10 Agustus mendatang. PT Garam juga menunggu hasil panen raya garam pada Agustus. Panen PT Garam pada Agustus diharapkan bisa menghasilkan 350 ribu ton, dan panen dari petani bisa mencapai satu juta ton sehingga total akan ada tambahan pasokan garam 1,3 juta ton. Adapun produksi garam di PT Garam per 30 Juni 2017 mencapai 3.900 ton.

Baca juga:
Curhat pedagang harga garam naik dari Rp 2.000 jadi Rp 6.000/bungkus
Ketum PKB sindir Susi: Kalau cuma impor garam, anak TK juga bisa
Cerita petambak garam di Takalar dulang untung di tengah kelangkaan
Harga garam di daerah naik hingga dua kali lipat
Polemik di balik impor 75.000 ton garam dari Australia di era Jokowi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.