Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Curhat pedagang harga garam naik dari Rp 2.000 jadi Rp 6.000/bungkus

Curhat pedagang harga garam naik dari Rp 2.000 jadi Rp 6.000/bungkus Garam. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Aaron Amat

Merdeka.com - Harga garam dapur di pasar tradisional Jakarta Selatan naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 6.000 per bungkus (isi 500 gram), menyusul rencana pemerintah membuka impor garam sebanyak 75.000 ton untuk mengatasi kelangkaan.

Harga satu bal berisi 20 kotak garam dapur yang semula Rp 10.000, naik menjadi Rp 15.000. Kelangkaan garam menjadi salah satu penyebab naiknya harga garam dapur.

Seorang pedagang, Ida (32) mengatakan, harga garam minggu lalu satu bungkus kecil 500 gram seharga Rp 5.000, dan hari Kamis ini mencapai Rp 6.000. Ida mengeluhkan persediaan garam yang sedikit dan harganya yang melonjak. "Garam sekarang sudah ganti harga tapi produknya tidak ada," kata Ida seperti ditulis Antara.

Pedagang sembako lainnya, Numi (47) juga mengeluhkan melonjaknya harga garam membuat pembeli jarang membeli garam. Selain itu, pemasok garam sudah berhenti mengirim ke pasar yang mengakibatkan langkanya produk.

Numi menambahkan harga garam meningkat setiap minggu. "Bulan lalu, Rp 2.000 per bungkus, minggu kemarin Rp 5.000, minggu ini Rp 6.000 per bungkus," Kata Numi.

Kelangkaan garam membuat beberapa pedagang tidak menjual garam akibat stok garamnya habis dan produsen garam belum juga mengirim persediaan garam.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk membuka impor sebanyak 75.000 ton garam untuk mengatasi kelangkaan garam.

Pemerintah menjadwalkan mendatangkan 75.000 ton garam dari Australia untuk mengatasi kelangkaan produk ini setelah produksi dalam negeri mengalami penurunan akibat gangguan cuaca. Namun, sampai saat ini masih banyak pedagang di pasar mengeluhkan langkanya produk garam dan melonjaknya harga garam.

Kelangkaan garam juga dirasakan oleh pedagang di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat. Iis (46), salah seorang pedagang sembako di pasar tersebut mengatakan, harga garam yang biasa dijual Rp 2.000 per bungkus melonjak menjadi Rp 6.000 per bungkus (isi 500 gram).

Iis menambahkan selain harga garam, bahan-bahan pokok dapur seperti asam jawa harganya ikut naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 8.000 per bungkus kecil, harga daun bawang minggu lalu Rp 12.000 mencapai Rp 15.000 per kilogram, dan seledri Rp 15.000 menjadi 20.000 per kilogram.

"Saya berharap pemerintah cepat mengatasi kelangkaan garam, kalau tidak rakyatnya tidak bisa makan garam," kata Iis.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP