Menko Darmin soal penerbitan sekuritisasi aset tol: Akhirnya pecah telur!
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) telah resmi menerbitkan investasi sekuritisasi aset KIK EBA Mandiri JSMR01. Surat berharga tersebut memiliki pendapatan Tol Jakarta Bogor-Ciawi (Jagorawi) senilai Rp 2 triliun.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) telah resmi menerbitkan investasi sekuritisasi aset KIK EBA Mandiri JSMR01. Surat berharga tersebut memiliki pendapatan Tol Jakarta Bogor-Ciawi (Jagorawi) senilai Rp 2 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, setelah penantian panjang investasi sekuritisasi aset KIK EBA Mandiri JSMR01 ini dapat diterbitkan. Pemerintah, lanjutnya, menempatkan pembangunan sebagai prioritas yang sangat tinggi.
"Setelah dua tahun atau mendekati tiga tahun hari ini pecah telornya. Saya kira itu rasa syukur kita yang patut kita sampaikan produk KIK EBA itu sudah dimulai tahun 2000-an," ujar Menko Darmin di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (31/8).
Dia menuturkan, sejak awal pemerintahan Jokowi-JK sudah mengalihkan dana subsidi BBM menjadi dana pembanguan infrastruktur. "Belum satu tahun saya mengingat presiden mulai bicara melibatkan swasta dan BUMN dalam membiayai infrastruktur," jelasnya.
Darmin menambahkan, selesai setahun Presiden Jokowi sudah mulai membangun infrastruktur terutama BUMN. "Tetapi disekuritisasi apapun nama produknya untuk merubah aliran dana masuk sehingga membangun infrastruktur," pungkasnya.
Baca juga:
Jokowi minta Grand Inna Bali Beach jadi ikon hotel negara
Dorong pemerataan infrastruktur, pemerintah diminta komit dukung BUMN
Pertama kalinya, Jasa Marga terbitkan sekuritisasi aset tol Jagorawi Rp 2 triliun
Proyek pengembangan PLTP Dieng dan Patuha bisa dilanjutkan
4 Fakta baru di balik rusaknya satelit Telkom 1
Kementerian BUMN ramu strategi kejar setoran ke negara di 2017