LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Darmin akui saat ini tengah sulit tarik investasi ke Indonesia

Data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa jumlah investasi langsung pada kuartal I-2018 sebesar 2,9 persen, sementara di kuartal dua mengalami penurunan menjadi 2,5 persen. Sementara itu, untuk investasi portofolio pada kuartal I-2018 tercatat -1,2 persen, kemudian naik sedikit di kuartal II-2018 menjadi 0,1 persen.

2018-09-05 19:51:11
Rupiah
Advertisement

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, menyadari sulitnya untuk menstabilkan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Apalagi saat ini, kata dia, beberapa investasi langsung ataupun di pasar modal sulit didapat.

"Sesungguhnya persoalan yang kita hadapi sekarang ini bukan hanya karena impornya pulih dan bergerak lebih cepat dibanding ekspor. Tetapi juga kelemahan lain situasi sekarang sangat sulit mengundang investasi langsung ataupun portofolio," kata Menko Darmin dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/9).

Dari data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa jumlah investasi langsung pada kuartal I-2018 sebesar 2,9 persen, sementara di kuartal dua mengalami penurunan menjadi 2,5 persen. Sementara itu, untuk investasi portofolio pada kuartal I-2018 tercatat -1,2 persen, kemudian naik sedikit di kuartal II-2018 menjadi 0,1 persen.

Advertisement

"Di neraca pembayaran itu ada transaksi berjalan dan bisa diimbangi oleh neraca moneter atau neraca keuangan plus neraca modal. Kalau ini bisa defisit ditutup oleh surplus lain tidak jadi masalah," kata Menko Darmin.

Diketahui, Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2018 tercatat sebesar USD 8 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya sebesar 1,96 persen dan juga lebih besar dibandingkan dengan kuartal I-2018 yang hanya sebesar 2,2 persen dari PDB atau USD 5,5 miliar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa untuk menstabilkan kembali defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) yaitu dengan kinerja ekspor dan investasi dalam negeri harus lebih digalakan kembali. Sebab, CAD saat ini sudah mencapai 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Advertisement

"Perlu juga saya ingatkan kepada kita semua, dua hal penting yakni ekspor dan investasi ini akan menguatkan ekonomi kita," kata Presiden Jokowi.

Baca juga:
Rupiah tengah melemah, masyarakat lebih pilih menabung
Pelemahan Rupiah belum pengaruhi harga produk di dalam negeri
Blak-blakan Menko Darmin soal kelemahan ekonomi RI buat Rupiah melemah
BI yakinkan sebab pelemahan Rupiah bersumber dari Amerika
Surya Paloh soal rupiah melemah: Oposisi sebaiknya diam atas nama demokrasi
Menko Darmin: Strategi penguatan Rupiah pemerintah tak langsung terasa hasilnya
Masih terus melemah, Rupiah sentuh level Rp 14.938 per USD

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.