Menko Airlangga Dorong Pemanfaatan AI di Vidio melalui Program Magang Nasional di Ekosistem Emtek
Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Program Magang Nasional merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada generasi muda Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke SCTV Tower, Rabu (17/12), untuk meninjau pelaksanaan Program Magang Nasional di ekosistem Emtek, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam industri media, khususnya di Vidio sebagai platform OTT terkemuka di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Menko Airlangga melihat secara langsung bagaimana peserta magang memperoleh pengalaman kerja nyata di lingkungan media dan digital yang berbasis teknologi. Mulai dari produksi dan distribusi konten, pemasaran digital, pengelolaan platform OTT, hingga pemanfaatan data dan AI dalam mendukung operasional serta pengambilan keputusan bisnis.
Dalam arahannya kepada para peserta magang, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Program Magang Nasional merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada generasi muda Indonesia.
"Perlu diingat bahwa Anda semua adalah investasi pemerintah. Artinya, pemerintah percaya kepada Anda untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, membangun kompetensi, dan menyiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan," ujar Airlangga Hartarto.
Melalui Program Magang Nasional, Emtek bersama unit usahanya, Emtek Media, Vidio, Emtek Holding, dan IMDE (Institut Media Digital Emtek) telah memberikan kesempatan magang kepada 246 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Para peserta ditempatkan di berbagai fungsi strategis yang mencerminkan kebutuhan industri media modern, seperti content management, programming, digital marketing, product operations, data analytics, dan teknologi informasi.
Salah satu fokus utama program ini adalah keterlibatan peserta magang di Vidio, di mana mereka mendapatkan paparan langsung terhadap operasional media digital berbasis data dan AI. Vidio secara aktif memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, personalisasi konten, serta pengalaman pengguna.
Dalam kesempatan tersebut, Vidio dipandang telah berada pada level perusahaan kelas dunia, dengan pengalaman berkolaborasi bersama berbagai perusahaan global dan mitra teknologi terkemuka. Ekosistem ini menjadi ruang pembelajaran strategis bagi talenta muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman langsung dalam pengelolaan media digital berbasis AI pada skala industri internasional.
Pengalaman Peserta Magang
Salah satu peserta magang, Khansa, mahasiswa Universitas Gunadarma yang menjalani magang sebagai IT Business Analyst, membagikan pengalamannya terlibat langsung dalam pengembangan sistem internal perusahaan berbasis teknologi dan AI.
Sebagai IT Business Analyst, Khansa terlibat dalam proses pengembangan sistem mulai dari menerjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam business requirement, tahap desain sistem, hingga penyusunan dokumentasi seperti Business Requirement Document (BRD) dan Functional Specification Document (FSD).
Selama magang, Khansa juga mendapatkan exposure terhadap penerapan AI di industri media, termasuk pengembangan VidioGen, sebuah platform produksi berbasis AI yang dibangun bersama Google Cloud. VidioGen menyediakan rangkaian tools asistif untuk mendukung proses pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi, sehingga mampu mempercepat workflow, meningkatkan efisiensi, dan memperluas fleksibilitas visual dalam produksi konten.
Dari perspektif UI/UX, pemanfaatan AI juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem, di mana desain tidak hanya berfokus pada teknologi di belakang layar, tetapi juga pada kepercayaan, kejelasan, dan kemudahan interaksi pengguna, sehingga menciptakan pengalaman digital yang intuitif dan bernilai tambah.
Pengalaman Pembelajaran Relevan dengan Kebutuhan Industri
Head of Human Resources Vidio, Alvien Khairullah menyampaikan bahwa Program Magang Nasional dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
"Melalui Program Magang Nasional, kami ingin memastikan para peserta magang tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlibat langsung dalam pemanfaatan teknologi dan AI di industri media digital. Pengalaman ini diharapkan dapat membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan industri ke depan," ujar Alvien Khairullah.
Selain di Vidio, peserta magang di unit-unit Emtek lainnya juga memperoleh pengalaman langsung dalam menjalankan perusahaan media secara end-to-end, termasuk di bidang produksi berita, komunikasi korporasi, perencanaan program, serta pengembangan ekosistem digital. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini diharapkan dapat menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata industri.
Kunjungan Menko Perekonomian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan industri dalam menyiapkan talenta muda Indonesia yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi dalam era transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan.