Menkeu Bambang yakin pertumbuhan ekonomi kuartal II tembus 5 persen
Konsumsi domestik saat puasa dan Lebaran mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2016.
Pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2016 bisa lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kuartal I-2016 yang hanya 4,92 persen. Konsumsi domestik saat puasa dan Lebaran mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2016 yang diproyeksi bisa tembus angka 5 persen.
"Lebih baik, kuartal II perkiraan saya bisa 5 persen lah," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Komisi XI DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6) malam.
Menteri Bambang melihat, pertumbuhan ekonomi tahun 2016 akan terdongkrak oleh belanja di kuartal IV-2016 yang terdorong oleh tidak hanya konsumsi masyarakat, tetapi juga belanja pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Kuartal IV puncaknya, kuartal I masih awal sedikit kalau dibandingkan langsung. Di pemda saja bisa terjadi belanja luar biasa di Desember, tidak terjadi di Januari, Februari, Maret karena itu masih awal. Yang bedakan kuartal IV dan kuartal I belanja pemerintah yang berbeda jauh," jelas Bambang.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2016 sebesar 4,92 persen. Angka ini lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2015 yang hanya sebesar 4,73 persen.
Namun, bertumbuh negatif apabila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2015 yang mencapai angka 5,04 persen.
Baca juga:
Bank Dunia revisi pertumbuhan global 2016 menjadi 2,4 persen
DPR sebut pemerintahan Jokowi terlalu optimis pasang target ekonomi
Pemerintah Jokowi diingatkan jangan pasang target ekonomi ketinggian
Investor kecewa pertumbuhan ekonomi tak sesuai ekspektasi
Revisi pertumbuhan ekonomi, sinyal BI mulai ubah kebijakan moneter
Fed Rate diprediksi bertahan, BI optimistis tatap ekonomi kuartal II
Ini syarat jika ekonomi Indonesia ingin jadi 7 besar dunia versi BI