Menhub yakin angkutan udara bisa jadi harapan baru transportasi RI
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menilai positif pertumbuhan pergerakan penumpang angkutan udara di Indonesia yang mencapai sembilan persen per tahun. Menurutnya, angkutan udara bisa menjadi harapan baru transportasi di Indonesia.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menilai positif pertumbuhan pergerakan penumpang angkutan udara di Indonesia yang mencapai sembilan persen per tahun. Menurutnya, angkutan udara bisa menjadi harapan baru transportasi di Indonesia.
"Pertumbuhan jumlah pergerakan pesawat itu rata-rata empat sampai lima persen. Sedangkan, pergerakan penumpang kira-kira sembilan persen. jadi produktifitas pergerakan di Soekarno-Hatta dan di seluruh Angkasa Pura II itu positif," ujarnya di Terminal 1 Bandara Cengkareng, Tangerang, Jumat (23/6).
Meski begitu, dia mengimbau kepada seluruh operator bandara untuk meningkatkan slot penerbangan yang sudah diminta. Dia berharap pertumbuhan dunia penerbangan ke depan bisa lebih dari sembilan persen. Sehingga, dunia penerbangan bisa menjadi harapan baru bagi stagnasinya transportasi darat.
"Kita ingin sekali pertumbuhan yang kita rencanakan lebih dari itu. Mengapa saya ingin di dunia aviasi ini lebih dari rata-rata, karena memang kita masih punya hambatan di sektor darat," ungkapnya.
Budi juga menyampaikan apresiasinya kepada empat bandara yaitu Bandara Pekanbaru, Bandara Palembang, Bandara Halim dan Bandara Pontianak yang dianggapnya memiliki pertumbuhan cukup baik.
"Ada 4 bandara yang pertumbuhannya di atas rata-rata. secara ekstrem itu Pontianak, tumbuhnya 35 persen, yang kedua Pekanbaru 25 persen, yang ketiga Palembang dan halim, lebih dari 9 persen," pungkasnya.
Baca juga:
Angkasa Pura II akan kelola Bandara Blimbingsari
Libur Lebaran, Kemenhub tak batasi penerbangan tambahan
Mudik Lebaran, tiga bandara AP II siap beroperasi 24 jam
Dukung industri pariwisata, AP II ambil alih 9 bandara hingga 2018
Monopoli kargo di Bandara Makassar, PT AP Logistik didenda Rp 6,5 M
Setelah 12 tahun meminta, Tasikmalaya segera punya bandara umum