LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menhub Budi ingin taksi online dan konvensional akur mencari nafkah

"Kita ingin antara taksi online degan taksi konvensional lebih berpikir untuk jangan saling meminta sesuatu yang menjadi hambatan pihak lain. Kita ingin sekali antara taksi online dengan taksi konvensional ini bersama," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

2016-09-25 12:26:53
Taksi online
Advertisement

Keberadaan taksi berbasis aplikasi atau online seperti GrabCar dan Uber bagi sebagian orang dianggap sebagai 'musuh' taksi konvensional. Tak jarang taksi konvensional mengeluhkan keberadaan taksi online karena merebut penumpang mereka.

Kementerian Perhubungan sebagai otoritas pengatur transportasi di Indonesia berpandangan lain. Kementerian ingin taksi online maupun konvensional akur dalam mencari nafkah. Jangan sampai kedua moda transportasi tersebut saling menjatuhkan apalagi sikut-sikutan.

"Kita ingin antara taksi online degan taksi konvensional lebih berpikir untuk jangan saling meminta sesuatu yang menjadi hambatan pihak lain. Kita ingin sekali antara taksi online dengan taksi konvensional ini bersama," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi ketika ditemui di Jakarta, Minggu (25/9).

Advertisement

Budi berharap, ke depannya taksi online dan taksi konvensional bisa saling mendukung satu sama lain. Misalnya, taksi konvensional bisa menggunakan aplikasi online dalam mencari penumpang. Begitu juga dengan taksi online harus lebih bisa meningkatkan pelayanan untuk memberi keamanan dan kenyamanan untuk penumpang.

"Katakanlah antara taksi konvensional kerja sama dengan salah satu taksi online, data data online nya di gunakan oleh taksi lain, harapannya adalah bisa lebih bagus. Artinya makin banyak taksi yang bisa melayani masyarakat," katanya.

Sekali lagi Budi mengingatkan agar taksi online dan taksi konvensional tidak saling berhadap-hadapan dan mencari-cari perbedaan.

Advertisement

"Jadi kita mencari persamaan ini menyangkut nafkah orang banyak baik yang online maupun yang di konvensional. Kita minta yang dikonvensional tingkatkan service agar bisa melayani secara online, sebaliknya yang online menampilkan suatu cara cara yang bertanggung jawab."

Baca juga:
Ratusan driver online datangi Istana tolak Permenhub 32/2016
Taksi online tak punya KIR, siap-siap kena razia awal Oktober
Tenggat waktu uji KIR angkutan online sampai akhir September
Transportasi online ajukan Judicial Review UU Transportasi ke MK
Ratusan taksi online serbu layanan uji KIR di Monas

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.