Matajitu PLN NTB Perkuat Keandalan Listrik Bima-Dompu, Tingkatkan Layanan Optimal
PLN NTB meluncurkan program Matajitu untuk meningkatkan keandalan listrik di Bima-Dompu. Inisiatif ini memastikan pasokan energi optimal bagi masyarakat dan industri.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) secara proaktif memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Bima dan Dompu. Langkah strategis ini diwujudkan melalui peluncuran program inovatif bernama Maintenance Terpadu Jaringan Tuntas (Matajitu) yang berfokus pada pemeliharaan infrastruktur kelistrikan.
Program Matajitu PLN NTB ini dirancang sebagai pendekatan komprehensif untuk memastikan seluruh jaringan listrik berada dalam kondisi optimal, siap melayani kebutuhan energi masyarakat. Inisiatif ini merupakan komitmen PLN untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan, terutama di daerah dengan pertumbuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menjelaskan bahwa program Matajitu telah dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk di wilayah UP3 Bima, dengan fokus pekerjaan pada Penyulang Karumbu di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Lebih dari 70 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan keberhasilan program ini, yang bertujuan meminimalkan gangguan dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Konsep dan Tujuan Program Matajitu PLN NTB
Program Matajitu PLN NTB merupakan sebuah pendekatan pemeliharaan terpadu yang dirancang untuk memastikan jaringan listrik berada dalam kondisi andal dan terbaik. Sri Heny Purwanti menegaskan bahwa program ini merupakan upaya PLN dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan melalui pemeliharaan yang lebih cepat, menyeluruh, dan efektif.
Pemeliharaan yang terintegrasi dalam satu rangkaian pekerjaan ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan keandalan sistem distribusi listrik. PLN tidak lagi melakukan pemeliharaan jaringan secara parsial, melainkan direncanakan melalui pemetaan menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi gangguan secara detail.
Analisis mendalam dilakukan sebelum pelaksanaan Matajitu, meliputi kondisi material, vegetasi yang mendekati jaringan, konstruksi yang melemah, hingga sistem proteksi yang perlu ditingkatkan. Pendekatan ini memastikan setiap kegiatan dapat berjalan tepat sasaran, sehingga mampu menurunkan frekuensi gangguan dan memperpanjang umur aset kelistrikan.
Implementasi dan Ruang Lingkup Pekerjaan Matajitu
Implementasi program Matajitu PLN NTB terakhir kali digelar di wilayah UP3 Bima, dengan fokus utama pada Penyulang Karumbu di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di bawah UP3 Bima, serta tenaga pendukung dari vendor terkait, menunjukkan sinergi yang kuat antar unit.
Lebih dari 70 personel diterjunkan dalam pelaksanaan program ini, yang berlangsung dengan pengawasan ketat untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, efisien, dan sesuai standar operasional PLN. Ruang lingkup pekerjaan sangat komprehensif, mencakup penggantian konduktor jaringan yang sudah usang dan peremajaan material penting lainnya.
Selain itu, program ini juga meliputi pemasangan perisai hewan untuk mencegah gangguan dari satwa liar, pemeliharaan gardu distribusi secara menyeluruh, hingga perampingan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Seluruh pekerjaan ini merupakan bagian inti dari mekanisme Matajitu yang bertujuan menurunkan frekuensi gangguan dan meningkatkan efisiensi distribusi energi.
Dampak Positif dan Komitmen PLN NTB
Peningkatan keandalan sistem kelistrikan di Bima dan Dompu melalui program Matajitu PLN NTB menjadi sangat penting mengingat pertumbuhan kebutuhan listrik yang terus meningkat di wilayah tersebut. Stabilitas pasokan listrik sangat menentukan aktivitas masyarakat, industri lokal, serta kelancaran layanan publik.
Manajer PLN UP3 Bima, Syaiful Hannan, menyampaikan bahwa sinergi lintas unit menjadi faktor kunci keberhasilan kegiatan ini. "Kerja sama seluruh ULP memungkinkan pekerjaan terselesaikan dengan cepat dan tepat. Matajitu terbukti meningkatkan keandalan penyulang dan meminimalkan potensi gangguan di masa mendatang," ujarnya.
Program Matajitu tidak hanya memperkuat keandalan teknis, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional PLN dengan memusatkan inspeksi, perbaikan, dan optimalisasi pada satu penyulang dalam satu rangkaian kerja. Pendekatan ini memungkinkan PLN menekan waktu pemadaman terencana, mengurangi gangguan insidental, serta mempercepat respons terhadap kondisi lapangan.
Dengan terlaksananya program Matajitu, PLN UIW NTB menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan dan mendukung perkembangan wilayah Bima dan Dompu. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, dunia usaha, hingga layanan publik, sekaligus menegaskan kehadiran PLN sebagai penyedia energi andal yang terus berinovasi.
Sumber: AntaraNews