MarkPlus Conference 2026 Dorong Pendekatan Lean & Agile sebagai Prioritas Strategis di 2026
Ali menekankan pentingnya percepatan ekonomi digital di tanah air, termasuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) serta penguatan talenta di berbagai universitas.
Hari kedua MarkPlus Conference (MPC) 2026, membahas berbagai sesi strategis yang disajikan untuk menegaskan posisinya sebagai konferensi pemasaran terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Dengan tema Lean & Agile: AI and China in Focus, konferensi ini menjadi platform yang penting bagi para pemimpin industri, praktisi bisnis, dan pemangku kepentingan untuk memahami arah ekonomi, perkembangan teknologi, serta dinamika perilaku konsumen Indonesia di tahun 2026.
Acara ini dibuka dengan sambutan mengenai Indonesia Marketing Outlook 2026 oleh Hermawan Kartajaya, pendiri dan ketua MCorp. Dalam presentasinya, Hermawan menekankan bahwa ketangkasan, efisiensi, dan transformasi digital adalah fondasi utama dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat dan tidak terduga.
"Market itu terus berubah, tidak pernah statis. Karena marketing bukan noun atau kata benda, tetapi ‘to the market', sebuah proses yang harus terus dilakukan. Perusahaan tak bisa lagi berpegang pada cara lama. Mereka harus gesit, efisien, dan mampu memanfaatkan kekuatan AI serta membaca dinamika industri ekonomi Tiongkok. Dua kekuatan inilah yang kini menjadi faktor besar yang menggerakan ekonomi dan peta persaingan di 2026," jelas Hermawan di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place pada Kamis (11/12).
Pentingnya Percepatan Ekonomi Digital RI
Sesi dilanjutkan dengan Keynote Speech mengenai masa depan Indonesia yang disampaikan oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Dalam acara tersebut, beliau diwakili oleh Ali Murtopo Simbolon, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Ali menekankan pentingnya percepatan ekonomi digital di tanah air, termasuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) serta penguatan talenta di berbagai universitas. Hal ini dianggap sebagai fondasi yang krusial untuk mencapai kedaulatan teknologi Indonesia di masa depan.
"Dalam dua tahun terakhir, penguatan ekonomi digital terus kami percepat, termasuk optimalisasi AI agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu berdiri berdaulat di tengah kompetisi global," tegas Ali.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai inisiatif kolaboratif telah dilakukan, mulai dari pengembangan talenta di kampus hingga percepatan investasi. Hal ini sejalan dengan pernyataan Bapak Menko yang menegaskan bahwa transformasi digital Indonesia bergerak nyata dan semakin siap menghadapi tantangan di masa depan.
Pada hari yang sama, MarkPlus Conference 2026 juga memberikan dua penghargaan bergengsi, yaitu Marketeer of The Year Indonesia 2025 dan Immortal Marketeer Award 2025. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah berkontribusi secara signifikan dalam kemajuan praktik pemasaran di Indonesia.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi lebih banyak individu dan organisasi untuk berinovasi dalam dunia pemasaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui strategi pemasaran yang efektif dan efisien. Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang pemasaran yang dapat bermanfaat bagi semua peserta.
Pembahasan Inovasi dan Daya Saing
Dalam sesi utama konferensi, terdapat pembahasan yang mendalam mengenai inovasi dan daya saing melalui sesi Entrepreneurial Marketing. Dendi Danianto, Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, dan Harman Subakat, Group CEO ParagonCorp, menjadi pembicara yang menyoroti pentingnya keberanian dalam berinovasi, kemampuan untuk melihat peluang, serta ketangguhan organisasi.
Hal ini dianggap sebagai fondasi yang krusial untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang, terutama di tengah dinamika pasar yang berubah dengan cepat.
Sesi selanjutnya, yang membahas Marketing Excellence, memberikan wawasan tambahan kepada peserta melalui pemaparan oleh Andrijanto Muljono, Director & Chief Enterprise & Strategic Relationship Officer XLSMART for Business. Ia menjelaskan bagaimana integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pendekatan berbasis enterprise dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui strategi yang didasarkan pada data.
Di sisi lain, Otis Hahijary, Strategic Partner & Chief Commercial Officer Bumilangit Entertainment serta CEO Bumilangit Digital, menggarisbawahi pentingnya kreativitas multiplatform, kolaborasi dalam ekosistem, dan pemanfaatan teknologi sebagai pengungkit untuk menciptakan nilai di era hyper-digital.
Selain sesi-sesi utama tersebut, konferensi ini juga dilengkapi dengan rangkaian breakout session yang mencakup berbagai topik seperti manajemen pelanggan, manajemen produk, dan manajemen merek. Topik-topik yang dibahas mulai dari AI-Driven Customer Engagement, Mass Customization, Predictive Storytelling, hingga IoT Experience Design dan Smart Creativity.
Semua sesi ini dirancang untuk membantu peserta memahami bagaimana prinsip lean dan agile dapat diterapkan secara langsung dalam fungsi pemasaran modern.
Prediksi Industri Indonesia untuk Tahun 2026
Acara dilanjutkan dengan sesi Indonesia Industry Outlook 2026, yang merupakan sebuah panel strategis yang dipimpin oleh Hermawan Kartajaya. Dalam sesi ini, turut hadir tokoh nasional Dahlan Iskan dan senior ekonom Aviliani.
Diskusi yang berlangsung memberikan analisis mendalam mengenai tantangan global, perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, serta peluang bagi industri Indonesia untuk tumbuh secara berkelanjutan di tahun 2026.
Tahun ini, penghargaan Indonesia Impact Ambassador Award diserahkan kepada Hashim Djojohadikusumo, Special Envoy of the President of the Republic of Indonesia for Climate Change and Energy.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam mengangkat isu perubahan iklim dan energi Indonesia ke tingkat internasional serta upayanya dalam mendorong kolaborasi global untuk mempercepat transisi menuju keberlanjutan.
Sebagai penutup, MarkPlus Conference 2026 menyajikan WOW Night, sebuah malam untuk memberikan apresiasi dan selebrasi yang kali ini dimeriahkan oleh penampilan Juicy Luicy. Momen ini menjadi simbol dari kolaborasi, inovasi, dan optimisme yang terbangun sepanjang konferensi, serta menandai berakhirnya rangkaian acara dengan semangat baru untuk memasuki tahun 2026 yang lebih adaptif dan berorientasi pada transformasi berkelanjutan.