LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Malaysia jadikan industri halal sebagai mesin pertumbuhan ekonomi

Pemerintah Malaysia mengaku sangat serius dalam mengembangkan industri halal. Bahkan, Malaysia telah mencanangkan Halal Industry Development Master Plan 2008-2020 yang ingin menjadikan industri halal sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.

2017-05-23 13:22:27
Pertumbuhan Industri
Advertisement

Pemerintah Malaysia mengaku sangat serius dalam mengembangkan industri halal. Bahkan, Malaysia telah mencanangkan Halal Industry Development Master Plan 2008-2020 yang ingin menjadikan industri halal sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.

"Industri halal menjadi agenda nasional. Terakhir kita buat Halal industry Masterplan 2008 sampai 2020," ujar Wakil Presiden Bidang Pengembangan Industri Halal Industry Development Corporation, Malaysia, Ahmad Lokman Ibrahim di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (23/5).

Halal Master Plan ini merupakan titik tolak guna mengembangkan ekosistem dengan kebijakan terintegrasi meliputi infrastruktur, sumber daya manusia, pusat referensi, dukungan pemerintah, serta jasa dan produksi.

Adapun, Halal Master Plan tersebut menargetkan pada 2020 nanti memberikan kontribusi sebesar 8,7 persen pada GDP, peningkatan ekspor produk halal hingga RM 50 miliar, peningkatan eksportir produk halal hingga 1.600 perusahaan, dan menyerap 330.000 tenaga kerja.

Sejak dicanangkannya Halal Master Plan, lanjut Lokman, sektor industri halal memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian negara dan terus mendekati target yang dirancang sebelumnya.

"Kontribusi (industri halal) untuk GDP ditargetkan 8,7 persen, sekarang 7,5 persen. Peningkatan ekspor mencapai RM 50 miliar, sekarang RM 42 miliar, Investasi halal meningkat ke RM 15 miliar, sekarang RM 11,9 miliar," katanya.

Selain itu, saat ini tercatat pula ada 1.050 perusahaan eksportir yang ada, dari 1.600 perusahaan yang ditargetkan sebelumnya dan sektor industri halal telah menyerap 249.000 tenaga kerja dari target 330.000 tenaga kerja.

Ahmad pun menambahkan, keseriusan pemerintah Malaysia juga nampak dalam dibentuknya Malaysia Halal Council yang bertugas untuk merumuskan dan mengawal strategi pengembangan industri halal.

"Kita bentuk Malaysia Halal Council yang dipimpin oleh Deputy Prime Minister of Malaysia, dan berangotakan belasan menteri," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Nilai ekspor kulit dan barang jadi kulit RI tembus USD 162 juta
Awal 2017, industri kimia, tekstil & aneka tumbuh 5,16 persen
Ini masukan pengusaha untuk pemerintah yang batasi impor tekstil
Resmi dibuka, Indobuiltech 2017 diikuti 550 peserta dari 20 negara
Industri: Harga ban naik karena kebijakan pengetatan impor Kemendag
Industri operator harus punya dana cadangan setelah jual layanan
Genjot industri tekstil, Kemenperin gelar pameran produk ber-SNI

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.