Korban gempa Lombok dapat bantuan senilai Rp 300 juta dari Harita Group
Bantuan senilai lebih dari Rp 300 juta ini berupa beras, susu, biskuit, kebutuhan ibu dan balita, makanan bayi, popok bayi, perlengkapan wanita, selimut, sarung, perlengkapan sanitasi, pakaian baru, sarana untuk penyaluran air bersih, serta obat-obatan.
Kelompok usaha tambang nikel dan bauksit berbasis di Maluku Utara dan Kalimantan Barat, Harita Group melalui Yayasan Harita Natural Disaster Relief menyerahkan bantuan untuk korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bantuan senilai lebih dari Rp 300 juta ini berupa beras, susu, biskuit, kebutuhan ibu dan balita, makanan bayi, popok bayi, perlengkapan wanita, selimut, sarung, perlengkapan sanitasi, pakaian baru, sarana untuk penyaluran air bersih, serta obat-obatan.
Adapun bantuan diserahkan kepada masing-masing Kepala Dusun di empat lokasi yaitu Dusun Treng Tepus, Dusun Tapen, Dusun Sorong Juhung, Posko BNPB RSUD Tanjung Lombok Utara.
"Kami mengunjungi lokasi korban gempa yang masih minim tersentuh bantuan. Tiga lokasi yang kami kunjungi di antaranya adalah Dusun Treng Tepus, Tapen, Sorong Juhung dan di Posko BNPB RSUD Tanjung Lombok Utara. Kami berharap sedikit bantuan ini dapat meringankan beban para korban gempa dan pengungsi," ujar Perwakilan Harita Natural Disaster Relief, Lim Hok Seng dikutip dari keterangannya di Jakarta, Jumat (17/8).
Selain menyerahkan bantuan, tim Corporate Communication dan CSR (Corporate Social Responsibility) Harita Group juga memberikan semangat untuk terus dapat menjaga kesehatan serta keamanan lingkungan di tiap dusun.
Para Kepala Dusun juga sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dirasa HARITA Group memiliki kepedulian tinggi kepada para korban gempa Lombok.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga 15 Agustus 2018, jumlah korban meninggal dunia pasca gempa mencapai 460 orang, yaitu di Kabupaten Lombok Utara 396 orang, Lombok Barat 39 orang, Lombok Timur 12 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang 7.733 korban luka-luka dan 417.529 orang mengungsi di ribuan titik pengungsian.
Baca juga:
BI Lombok: Promosi pariwisata NTB harus terus dilakukan
Pasca gempa, pertumbuhan ekonomi NTB diperkirakan minus
Cerita Bos BI NTB amankan peredaran uang pasca gempa
Jepang beri bantuan kemanusiaan senilai Rp 5 miliar untuk korban Gempa Lombok
RAPBN 2019, DPR harap Jokowi tambah alokasi dana desa buat NTB usai gempa