LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. RIIL

Konsumsi Daging Sapi Melonjak 5 Kali Lipat saat Ramadan, Impor Jadi Solusi

Oleh karena itu, ID Food selalu melakukan impor daging guna mengatasi tingginya tingkat konsumsi pada periode tersebut.

Kamis, 29 Feb 2024 22:31:00
daging sapi lokal
Konsumsi Daging Sapi Melonjak 5 Kali Lipat saat Ramadan, Impor Jadi Solusi (merdeka.com)
Advertisement

Dengan melonjaknya konsumsi daging sapi di masyarakat, maka akan mendongkrak harga daging di pasar.

Perdagangan Daging Sapi di Pasar Kutabumi, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (26/2/2024) (Foto: Muhammad Jibril Razky Kamal/Liputan6) © 2024 liputan6

Konsumsi Daging Sapi Melonjak 5 Kali Lipat saat Ramadan, Impor Jadi Solusi

Konsumsi Daging Sapi Melonjak 5 Kali Lipat saat Ramadan, Impor Jadi Solusi

Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha ID Food, Dirgayuza Setiawan menyebut tingkat konsumsi daging selama bulan suci Ramadan dan Lebaran bisa melonjak hingga 5 kali lipat.


Dengan melonjaknya konsumsi daging sapi di masyarakat, maka akan mendongkrak pula harga daging di pasar.

Advertisement

“Jadi, konsumsi daging di Indonesia cukup unik. Di mana Ramadan dan Lebaran itu naik 5 kali lipat dari pada konsumsi bulanan pada umumnya," kata Dirgayuza dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2024 di Jakarta, Kamis (29/2).

Advertisement

Oleh karena itu, ID Food selalu melakukan impor daging guna mengatasi tingginya tingkat konsumsi pada periode tersebut.

short desc © 2023 fimela

Dirgayuza, mengatakan langkah itu juga dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengontrol harga daging di pasaran.

"Kami di ID FOOD tahun ini kami ada importasi 20.000 ton daging sapi dari Brasil dan juga ada sapi hidup yang kita impor dari Australia," ujarnya.


Selain impor yang dilakukan ID Food, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga menugaskan kepada Bulog untuk mengimpor 100.000 daging kerbau.

Menurutnya, impor daging kerbau itu sangat membantu masyarakat.  Daging kerbau dapat menjadi alternatif bagi masyarakat, karena harganya lebih murah dibandingkan daging sapi.


"Pak Arief (Kepala Badan Pangan Nasional) juga memberikan penugasan kepada Bulog untuk mengimpor 100.000 ton daging kerbau. Ini sangat membantu masyarakat. Kenapa? Karena daging kerbau itu harganya Rp 80.000 per kg, dimana kalau kita impor daging sapi Rp 130.000 per kg di pasar ritel," ujarnya.

Adapun, dia juga menyoroti terkait waktu impor. Jika impor daging sapi maupun daging kerbau tidak dilakukan dalam waktu yang tepat, maka akan berdampak pada harga.

Advertisement

"Timing menjadi penting. Terutama daging. Artiya kita waktu impor jelas saat ramadan dan lebaran," pungkasnya.

Berita Terbaru
  • Polda Metro Jaya Ajak Warga Cegah Tawuran Remaja Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot
  • Kemenekraf dan ANRI Perkuat Tata Kelola Kearsipan Dukung Sektor Ekonomi Kreatif Nasional
  • Polda Papua Bongkar BBM Ilegal, Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah
  • Wisata Edukasi Ciliwung River Adventure Digelar Dinas SDA DKI, Ajak Warga Lestarikan Sungai
  • Strategi Xpeng Indonesia Perkuat Posisi Merek Lewat Pendekatan Gaya Hidup Premium
  • daging sapi lokal
  • harga daging sapi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
T
Reporter Tira Santia
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.