LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Kenaikan Harga Kedelai Cianjur Terkendali, Kopti Ungkap Tantangan Pengusaha Tahu Tempe

Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur mencatat kenaikan harga kedelai Cianjur lebih terkendali. Meski begitu, kondisi ini tetap memberatkan ratusan pengusaha tahu tempe.

Minggu, 07 Jun 2026 16:01:09
kopti cianjur
Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur mencatat kenaikan harga kedelai Cianjur lebih terkendali. Meski begitu, kondisi ini tetap memberatkan ratusan pengusaha tahu tempe. (AntaraNews)
Advertisement

Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur melaporkan bahwa kenaikan harga kedelai saat ini lebih terkendali dibandingkan periode sebelumnya. Namun, kondisi ini tetap menimbulkan tantangan signifikan bagi para pelaku usaha tahu dan tempe di wilayah tersebut. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat menjadi pemicu utama kenaikan harga bahan baku impor ini.

Ketua Kopti Cianjur, Hugo Siswaya, menyatakan bahwa meskipun kenaikan tidak langsung melambung tinggi seperti dulu, dampaknya tetap dirasakan berat oleh sekitar 300 pengusaha tahu dan tempe di Cianjur. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kedelai di pasaran. Biaya operasional yang membengkak menjadi keluhan utama para pengusaha.

Situasi ini telah memaksa sejumlah pengusaha untuk menghentikan produksi sementara atau mengurangi skala usaha mereka. Ketergantungan pada kedelai impor membuat harga sangat sensitif terhadap fluktuasi mata uang. Kondisi ini mengancam keberlangsungan industri tahu tempe lokal.

Dampak Fluktuasi Rupiah Terhadap Harga Kedelai Impor

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat secara langsung memengaruhi harga kedelai impor, yang merupakan bahan baku utama bagi industri tahu dan tempe. Ketergantungan pada pasokan dari luar negeri membuat harga kedelai sangat rentan terhadap pergerakan mata uang asing. Setiap pelemahan rupiah akan serta merta menaikkan harga beli kedelai.

Advertisement

Hugo Siswaya dari Kopti Cianjur menjelaskan bahwa sejak rupiah melemah, harga kedelai terus merangkak naik, meskipun tidak secepat kenaikan sebelumnya. Kenaikan ini tetap membebani pelaku usaha karena biaya operasional mereka ikut membengkak. Situasi ini menciptakan dilema bagi pengusaha yang harus menyeimbangkan harga jual dengan biaya produksi.

Pemilik pabrik tahu di Kecamatan Cianjur, Taufik Munandar, mengonfirmasi bahwa harga satu kilogram kedelai telah mencapai Rp10.500 akibat pelemahan rupiah. Kenaikan ini berdampak langsung pada ongkos produksi. Banyak pengusaha yang kesulitan untuk mempertahankan margin keuntungan mereka.

Advertisement

Tantangan dan Harapan Pengusaha Tahu Tempe Cianjur

Kenaikan harga kedelai yang terus terjadi telah mendorong sekitar 50 pengusaha tahu di Cianjur untuk menghentikan produksi sementara waktu. Mereka tidak mampu lagi membeli bahan baku dengan harga yang terus meningkat. Pengusaha lain memilih untuk bertahan dengan mengurangi ukuran tahu atau menurunkan skala produksi mereka.

Taufik Munandar, salah satu pengusaha yang menghentikan produksi, menjelaskan bahwa biasanya pabriknya mengolah 100 hingga 200 kilogram kedelai per hari dengan 14 pekerja. Namun, sejak biaya operasional membengkak dan penjualan menurun, ia terpaksa berhenti berproduksi selama dua bulan terakhir karena terus merugi. Kondisi ini mengancam mata pencarian banyak orang.

Para pengusaha tahu tempe di Cianjur sangat berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk menstabilkan harga kedelai di pasaran. Stabilitas harga akan memungkinkan mereka untuk kembali berproduksi secara normal dan menjaga kelangsungan usaha. Intervensi pemerintah dianggap krusial untuk menyelamatkan industri tahu tempe lokal.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Suroboyo 10K Perdana Sukses Besar, Ratusan Pelari Cetak Waktu Impresif
  • Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan Lewat Inovasi dan Pemberdayaan
  • Kepulangan Jamaah Haji Pinrang Kloter 8: Pesan PPIH dan Apresiasi Pemda
  • PPIH Arab Saudi Mulai Pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah ke Madinah
  • Ribuan Warga Padati Tradisi Pesta Panggil Suku Ketapik di Bangka Barat, Lestarikan Budaya Lokal
  • antara news
  • bahan baku pangan
  • cianjur
  • ekonomi lokal
  • harga kedelai
  • industri tahu tempe
  • konten ai
  • kopti cianjur
  • merdekaantara
  • pengusaha tahu tempe
  • rupiah dolar
  • stabilitas harga
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.